TRIBUNSTYLECOM - Nora Alexandra curhat betah 3 hari tak keluar rumah lantaran habiskan waktu bersama Jerinx. Ia bahagia karena sang suami ucap 2 janji ini, apa? Kebahagiaan kini tengah dirasakan Nora Alexandra. Setelah bersabar cukup lama, akhirnya sang suami kembali dalam pelukannya. PUISIHARI INI. 926 likes. cerita dibalik puisi ini merupakan cerita yang terjadi disetiap waktu penulis melangkah Bagaimanakata kata bahagia menjelang hari pernikahan dalam bait puisi tentang pernikahan yang dipublikasikan berkas puisi kali ini. Apakah dalam bentuk puisi romantis untuk pernikahan atau tentang puisi pernikahan sedih. Untuk lebih jelasnya tentang puisi pernikan romantis dan cerita puisi dan kata kata puisi untuk pernikahan, disimak saja Danmalam ini setelah tujuh tahun berlalu, Ramon hadir dan membacakan puisi itu. Puisi yang pernah dibacakan Alifah di acara perpisahan sekolah sebelum Ramon menghilang. Alifah tak mungkin salah. Itu Ramon yang telah membawa pergi hatinya. Dan malam ini, hatinya seolah di remas. Sakit sekali. Apalagi saat melihat senyum semringah di wajah Persahabatandenganmu adalah liputan kasih sayang berbalut cinta dan berhiaskan rindu yang meng'indahkan hari-hari hampa ku. Mengingat setiap ucapan indahmu, membangkitkan semangat dan kekuatan yang menghidupkan bahagia bersamamu. selamanya apa yang di'inginkan bisa didapatkan. Dibawah ini beberapa puisi bertema kenangan 6BKZ0p. Ilustrasi Puisi Bahagia Bersama Sahabat Tercinta. Foto Puisi Bahagia Bersama Sahabat TercintaIlustrasi Puisi Bahagia Bersama Sahabat Tercinta. Foto yang membuatku senang setiap saat Tanpamu hidupku terasa kosong dan hampaTanpamu aku tak bisa membuat apa-apa bahkan bergerak sekalipunAku seperti sedang dirantaiKau yang membuat hidupku terasa berarti dan menjadi indahPada saat aku mau menyerah, kau yang membuatku yakinBahwa jalanku masih panjangTak akan aku lupakan engkau, SahabatkuBukan sebagai sahabat yang ibarat imitasi semataKau adalah sahabatku yang baikKau selalu dekat dengankuSelamanya saat aku susah ataupun ketika aku berhasilKau seperti mentari bagiku yang akan selalu muncul di pagi hariKau adalah sahabatku yang terbaikKau menghiburku kala aku sedihTurut larut bersamaku ketika aku gembiraMenyemangatiku ketika aku mau menyerahTerima kasih untuk dukunganmu, SahabatkuEngkau selalu di dekatkuEngkau selalu ada di saat aku butuhTak pernah kau tinggalkan aku merana sendiriAku bangga mempunyai sahabat sepertimuKau selalu bersamakuKau menyinari pagikuDengan senyum hangatmuSaat aku meneteskan air mataKau juga begituKau adalah temankuDi saat suka dan dukaKau ada bersamakuAku pergi menuntut ilmuKau menyinari siang, sore, dan malamkuBegitu jugaSaat aku pulang menuntut ilmuKau selalu ada di sampingkuKau bagaikan matahari yang menyinari pagi dan siangkuJuga bagaikan bintang dan bulan yang menyinari malamkuKau membuatku selalu tersenyumTerima kasih, Teman DekatkuTak kusangka hari ini adalah hari perpisahan kitaKita sudah tertawa bersamaKita belajar bersamaKita juga bernyanyi bersamaHari ini adalah hari yang sedih Hari paling sedih di seluruh duniaKarena hari ini Hari terakhir kita bertemuHari ini adalah hari di manaSemua akan menjadi kenanganAku berharap suatu saat kita bisa bertemu lagiMeskipun aku tak tahu kapan waktunya AdaHobi, Puisi Motivasi – Dalam kehidupan kehidupan ini, memotivasi diri untuk lebih semangat hidup itu penting agar terus produktif dalam kehidupan. Untuk memotivasi diri agar semangat, ada banyak metode yang bisa dilakukan yang salah satunya adalah melalui kata-kata pada puisi motivasi. Memang hidup penuh dengan misteri, karena terkadang penuh kebahagiaan dan terkadang penuh dengan ujian. Namun kita sebagai manusia diharuskan untuk mampu dalam mempelajari hidup ini sampai mencapai tujuan hidup. Tapi bagaimana apabila dalam perjalanan hidup menghadapi ujian atau rintangan berat? Maka dari itu dibutuhkannya motivasi untuk membangkitkan semangat hidup kita dalam berjuang. Pada kali ini AdaHobi akan membagikan artikel tentang puisi motivasi. Puisi ini merupakan curahan isi hati dan fikiran pengarang dalam menghadapi perjalanan hidupnya agar lebih bersemangat dan bahagia. Baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain yang membaca puisi ini. Apakah Anda termasuk orang yang sedang membutuhkan motivasi? Jika iya Anda berada ditempat yang tepat. Anda wajib membaca artikel ini sampai selesai agar suasana hati dan fikiran pada diri Anda menjadi lebih baik lagi. Yuk langsung saja kita baca dan simak kumpulan puisi motivasi ini! Puisi Motivasi Kehidupan 1. Terus Melangkah Kehidupan kita terdiri dari banyak pilihan Ada yang baik ada yang buruk Jangan larut dalam penyesalan Perubahan itu pasti datang pelan-pelan Jangan terlalu memaksa untuk sebuah keadaan Jalani saja dengan penuh kepasrahan Menapaki kehidupan selangkah demi selangkah Sambil bersyukur mengharap sebuah berkah Berhasil dan gagal itu merupakan satu paket Semuanya hanyalah untuk ujian hidup Tetaplah optimis jangan buat hati menjadi redup Hidup ini terlalu singkat untuk sebuah penyesalan Keluarlah dari lembah kebodohan Pompalah kesadaran untuk sebuah perubahan Buktikan diri, tunjukkan potensi Jangan mau terjebak dalam halusinasi 2. Satu Momen Berkesan Satu lagu dapat menghidupkan suasana Satu bunga dapat membangunkan sebuah mimpi Kumpulan pohon hiasi hunta-hutan Dan burung-burung nyanyikan simfoni kehidupan Satu senyuman tanda persahabatan Satu tepukan tangan tanda kedekatan hati Satu bintang bersinar hiasi malam hari Satu kata tentukan sebuah arti Setiap perjalanan diawali dari satu langkah Setiap doa diawali oleh satu kata Setiap semangat diawali dari sebuah harapan Setiap kehangatan diawali dengan sentuhan Semuanya ada pada diri kita Semuanya kita yang tentukan Semuanya karena kesadaran kita Rapatkan barisan, satukan tekad, untuk sebuah perubahan 3. Jangan pernah Menyerah Kita ini pemenang, bukan pecundang Ragu-ragu menjadi penghambat Tidak ada gunung yang tidak dapat didaki Hanya ketakutan yang dapat menggerogoti Jangan bicarakan kekalahan Membuat tumpul semangat perjuangan Percayalah akan sebuah keberhasilan Walau jalan terjal masih banyak menghadang Kita menutup harapan ketika ruang ketakutan diberikan Pikirkan tentang kebahagiaan Pikirkan suatu hal yang menyenangkan Jangan kotori dengan ketakutan apalagi keragu-raguan Tidak mungkin adalah mimpi buruk bagi perubahan Hidupkan semangat perjuangan Hidupkan api kebenaran Gunakan itu jalani roda-roda kehidupan 4. Sebuah Harapan Sebuah harapan hiasi hari demi hari Harapan itu adalah warna yang menyinari kehidupan Laksana pelangi di sore hari Ditemani sinar sang mentari Andai saja harapan itu tidak ada Kehidupan serasa sempit Kesedihan hiasi wajah tiap hari Tidak ada lagi warna simfoni kehidupan Letakan harapan setinggi mungkin Agar kita terus melangkah penuh kesan Diiringi keyakinan kuat menatap masa depan Harapan itu bermula dari hal-hal kecil Sebuah kotak kecil yang penuh makna Tersimpan dalam memori kehidupan setiap insan Jangan matikan semangat harapan bangkitkan semangat perubahan 5. Jangan Takut Melangkah Hentakan kaki penuh percaya diri Tidak usah hidup hanya demi persepsi Terus melangkah demi wujudkan mimpi Hadapi cacian dengan senyum di hati Ikuti apa kat hati Bersihkan diri buang jauh-jauh iri dan dengki Tutup rapat-rapat pintu kemunafikan Bukalah jendela-jendela harapan dengan senyuman Jangan ragu ketika melangkah Bulatkan tekad yakinkan diri Bahwa kita pasti bisa sampai ke tujuan Tanpa keragu-raguan atau kemunafikan Ketakutan membawa kita pada kehancuran Jangan takut melangkah Pundak-pundak harapan harus dihidupkan Agar kita terus bergerak mencari sebuah arti kehidupan 6. Menikmati Segala Proses Peluang hidup hanya sekali Untuk bisa kita pelajari Karena sedetik pun itu sungguh berarti Bagi mereka yang ingin terus memahami Gagal dalam mencoba bukan akhir dunia Hari esok adalah kesempatan Tidak ada batasan untuk gagal, Begitu pula untuk keberhasilan Semua tergantung kaki kita melangkah Menyesal tidak ada guna, Ketika hari baru telah tiba Lembaran baru siap untuk dijamah Untuk belajar tentang proses kehidupan Agar kita semua mengenal siapa jati diri kita 7. Kita Bersama-sama menatap langit biru Dibalut kemurnian hasrat menyeruak kalbu Merajut masa depan dengan sebuah harapan Melangkah bersama hadapi gelapnya malam Kini kau telah pergi dengan penuh ambisi Agar kelak ketika kembali nanti Kita tunaikan janji sehidup-semati Rasa rindu adalah candu Terus bergerak tak menentu Membelah lautan keheningan ditengah malam Hiasi kepenatan dengan sebuah senyuman Kita pasti bersatu dalam dunia yang semu Halusinasi dalam sebuah fiksi kehidupan Diiringi bayangan indah memori dimasa itu Dengan lantunan simfoni indah darimu Dalam keragu-raguan ada sebuah harapan Dalam ketakutan ada sebuah pergerakan Kita adalah dua insan yang telah menyatu Tak terpisahkan dalam hidup yang tak menentu Itulah beberapa puisi motivasi kehidupan yang bisa Anda jadikan referensi dalam membuat tugas maupun karya puisi. Karena kehidupan ini memerlukan motiasi agar lebih semangat dalam menjalani kehidupan. Dan salah satu cara memotivasi dalam kehidupan itu bisa menggunakan puisi diatas sebagai booster kehidupan. Untuk kamu yang kehidupannya sedang menjalani lika liku. Semoga bisa terbantu dengan puisi diatas. Puisi Motivasi Belajar 1. ILMU DI SUDUT KAMAR Cipt Fathul Hamdani Di sudut kamarku Ku ukir jendela masa depan Karena disudut kamarku Ku letakkan ilmu pengetahuan Di sudut kamarku Ku tata dan kususun hingga terlihat lebih menawan Dan orang yang melihat tak kan merasa bosan Ketika ku lihat dengan sendiri aku berjalan Untuk membaca demi menambah wawasan Ketika membaca aku tak kan dirugikan Justru dari sanalah terbuka jendela kesuksesan Dalam ingatan akan selalu kusimpan Untuk mencapai semua harapan dan impian Jadiapa yang kau tunggu? waktu? Untuk apa kau menunggu waktu? Kau akan menunggu ilmu yang datang padamu? Ataukah menunggu kesuksesan menghampirimu? Ketika kau menunggu Impian hanya akan menjadi impian Ketika kau menunggu Harapan hanya akan menjadi harapan Untuk mncapai harapan, dan impian Jangan pernah menunggu Bacalah dan carilah apa yang namanya ilmu Untuk bekal mu dalam kehidupan 2. JANGAN PERNAH MENYERAH Cipt Fathul Hamdani Ku melangkah demi selangkah Melewati berbagai cobaan dan rintangan Walau tubuh terasa lemah Namun semangat tetap ku kobarkan Mengejar waktu dengan harapan Melawan hari hancurkan keraguan Tebaskan pisau kesombongan hati Kuatkan iman dekatkan hati Rintangan duniapun akan ku lewati Terus maju pantang menyerah Gapai cita-cita demi masa yang cerah Yang selama ini kunantikan Demi kehidupanku dimasa depan 3. PENTINGNYA ILMU Cipt Fathul Hamdani Angin pagi mulai terasa Mentari pun mulai menyapa Kicauan burung terdengar gembira Menyapa ku untuk menggapai cita-cita Ku terbangun dari mimpi indahku Bergegas dalam angan agar tak selalu menjadi semu Karena itu ku carilah akan pentingnya ilmu Ilmu sejati untuk bekalku Tak peduli akan jauh tempatmu Namun semangatku tak kan pernah buntu Tak peduli bagaimana sulit untuk mencarimu Karena kau adalah pintu untuk menuju dunia yang baru Jendela cakrawala bahkan kan ku genggam Langkah yang tak pernah letih dalam pencarian Tuk buktikan semangat yang tak pernah padam Demi perjuangan menggapai kesuksesan. 4. MERDEKA Cipt Fathul Hamdani Kau tau bangsamu Ratusan tahun terbelenggu dalam ratapan sebuah penderitaan Hinggga datang sebuah harapan Dimana angan menjadi satu, tuk menghapus derita dan luka yang lama tersimpan Iya, masa itu telah datang Ketika teks proklamsi diikrarkan Namun perlu kau renungkan Perjalanan yang panjang dan darah perjuangan yang menjadi korban Tak terhitung betapa banyak air mata yang terbuang Tapi perih akan duka dan air mata kini terbayarkan Belajar adalah aktivitas yang rutin dilakukan oleh para pelajar maupun mahasiswa. Dan tidak terkecuali masyarakat Indonesia maupun dunia pada umumnya. Namun terkadang belajar menjadi aktivitas yang dirasa berat untuk dilakukan oleh sebagian orang. Sehingga beberapa orang tersebut memerlukan motivasi untuk melakukan aktivitas belajar. Maka dari itu salah satu cara untuk memotiasi untuk belajar adalah dengan membaca atau mendengar puisi motivasi. Dan beberapa motiasi belajar bisa anda jadikan referensi dalam membangkitkan semangat dan motivasi untuk diri sendiri maupun orang terdekat lainnya. Puisi Motivasi Cinta 1. Menggapai Cinta Sejati Berjuta-juta rasa tercurah bagi sang pujaan Waktu dan tenaga diberikan ikhlas tanpa paksaan Terus bersama lewati segala cobaan dunia Cinta yang sejati akan selalu kekal di hati Paras indah takkan mampu mengganti cinta sejati Lahir dari lubuk hati terdalam, bentuk sebuah perasaan Putus cinta bukan akhir dari segalanya Semua memberikan arti menuju kebahagiaan yang sejati Larut dalam kenangan, hanya berikan angan-angan Kaki terpaku langkah terhenti oleh bayangan kelam Lupakan semua segala kenangan masa lalu Jemputlah masa depan dengan penuh harapan Yang didepan selalu dinanti Yang didepan selalu indah dan berkesan Ganti kenangan lama dengan yang baru Semuanya pasti indah mengikuti sang waktu 2. Indah Pada Waktunya Tidak ada yang mudah dalam berjuang Hanya mereka yang lemah hanya bisanya menyerah Terus melangkah walau cobaan mendera Karena cinta sejati akan indah pada waktunya Teguhkan hati, satukan tekad dan tujuang Melangkah penuh pasti bersama sang kekasih hati Berlabuh bersama menuju lautan cobaan Kuatkan hati agar cinta terus kekal abadi Jangan lelah dalam melangkah Jangan ragu dalam bertindak Ikuti suara hati tentramkan jiwa didalam dada Setiap orang punya lintasan sendiri Jangan iri dan dengki pada mereka Fokus pada diri sendiri menggapai setiap mimpi Menuju kebahagiaan sejati bersama sang makhota hati 3. Katakan Cinta Lamaran cinta terjadi begitu saja Bukan tentang ada tapi perihal rasa Bukan karena kasian murni karena ketulusan Perjuangan cinta menjadi bukti hati yang setia Mari kita satukan hati, dalam bingkai bahagia Membangun keluarga bersama dalam suka dan duka Ceria hadapi cobaan, bergandengan tangan lewati rintangan Jangan pernah ragu dengan diriku, katakan cinta jika kamu setuju Seseorang terkadang membutuhkan motivasi dalam membangun kisah cintanya dalam kehidupan ini. Dan mereka suka mencari referensi untuk memotivasi mereka dalam membangun cintanya. Dan puisi motivasi cinta diatas bisa Anda jadikan referensi dalam memotivasi diri dalam kisah cintanya. Karena puisi diatas membahas tentang cinta. Puisi Motivasi Singkat 1. Negeriku Negara darurat Polisi merapat Melindungi sang konglomerat Sedangkan rakyat merapat Negara bersandang demokrasi Namun tuli akan aspirasi Keadilan hengkang Rakyat membangkang Tak ada lagi negara damai Negara yang permai Bangsa ini kaya Indah 2. Pilihan Jauh sudah ku melangkah Dalam kabut anjasmara Hati bergidik tergetar Mati raga Angan sirna Kujalani pilihan ini Kuminum Air pahit sebagai pelepas dahaga Lebatnya rimba hanyalah ilusi asa Yang kutahu 3. Terbelah jiwaku di masa lalu Aku seperti sendiri Dalam lingkaran massa yang aktif Mereka sibuk tiada arti Mengais sesuatu harga kumulatif Aku seperti sendiri Di dikte ideologi masif Tertuang dalam petisi-petisi Berisi dikotomi era produktif Terkadang sebagian orang membutuhkan tulisan motivasi yang singkat. Maka Anda bisa menggunakan puisi motivasi singkat diatas untuk dijadikan referensi dalam hidup. Puisi Motivasi Masa Depan Terus bangkitlah menuju masa depan cemereng Meninggalkan segala kesia-siaa Optimis dalam melangkah, jangan pernah putus asa dan berkeluh kesah Karena allah senantiasa membersamaimu Setiap perjuangan yang ditempuh Dengan sepenuh dan setulus hati Masa depan indah mulia rapih tertata Jadikan obsesi yang terus dirajut selama Dengan kreatifitas dan sportifitas Jangan menyajikan rasa malas Tinggalkan hal-hal yang remeh dan sia-sia Agar segalanya bermakna, membawa maslahat Bagi segenap masyarakat Terus bangkitlah jiwa raga dalam tindakan nyata wujud kesyukuran dalam amal shalih bagi sesama Bangkitlah memberi arti menjauhi segenap yang tak terpuji Lulus menempuh perjalanan dalam bimbingan wahyu Di dalam puisi motivasi ini telah membahas bagaimana tetap semangat dalam menjalani hidup ini. Agar cepat bangkit kembali meskipun sedang dalam keadaan yang terpuruk. Semoga dengan adanya puisi motivasi ini mampu memotivasi bagi pendengar maupun bagi pembaca. Supaya lebih penuh semangat lagi dalam menjalankan atau melakukan aktivitasnya sehari-hari. Puisi Motivasi Kerja republika PUISI DI PUNGGUNG IMAN Karya Risma Mei LinaTelah kutapaki lereng luka yang menjadi tumbal dalam kesuksesan juga cambuk selama kutersesat di jalan itu. Saat itu, merdu godaan menguncang keteguhan jiwa keyakinan hampir terlepas impian terpintal ragu dan aku hampir terlelap dalam buaian fana. Namun, iman membopong ke jalan yang lurus. Kupunggungi bisik rayu memangkas noda dengan riuh dedoa berharap cerah itu terus bersemayam dan pudarkan segala lebam kesalahan untuk menggapai mimpi yang menjulang dengan senyuman, juga semangat kerja keras. Motivasi kerja biasanya dibutuhkan bagi para pekerja atau orang yang sedang kerja untuk meningkatkan semangat kerja mereka. Baik semangat pada pikiran dan batin supaya tergerak untuk melakukan suatu tindakan dengan senang dan tangkas. Yang biasanya bersifat spirit sehingga batin menjadi bergerak untuk bertindak. Tetapi kadang juga motivasi itu terasa seperti angin-anginan. Namun biasanya orang yang termotivasai bekerja raut wajahnya akan tampak ceria dan menyenangkan. Sehingga sangat terlihat berbeda jika dibandingkan dengan orang yang terlihat bersemangat. Karena akan terlihat lebih murung dan tidak bergairah untuk bekerja. Puisi Motivasi Untuk Orang Cacat Liputan 6 Kami Tak Berbeda Tuhan.. Tuhan kenapa kami berbeda Apa ini tanda kasih-Mu pada kami Kaum disabilitas Tak bermaksud mengeluh Kami syukuri anugerah yang diberikan Walau kami tahu kami berbeda Mata kami tak mampu menatap indahnya dunia Telinga kami tak dapat mendengar merdunya nada Mulut kami tak mampu menyerukan nama-Mu Langkah kami tak mampu Goyahkan dunia.. Tapi kami tahu rencana-Mu Lebih sempurna Kekurangan kami adalah kelebihannya Dan kami tidaklah berbeda Puisi motivasi diatas merupakan karya dari penampilan penyandang disabilitas di Kantor Pemkab Bandung Barat pada 23 Desember 2016 lalu. Puisi yang berjudul kami tidak berbeda karya Rina Susanti yang waktu itu berumur 22 tahun yang berasal dari Desa Bongas, Kecamatan Cililin. Dengan sepenuh hati Rina membawakan puisi motivasi karyanya tersebut. Sehingga membuta para pendengar menjadi terharu meneteskan air mata ketika mendengar puisi Rina. Termasuk juga Bapak Wakil Bupati Bandung Barat pada saat itu Yayat Sumitra. Beliau mengaku terharu dan terenyuh dengan puisi karya Rina tersebut. Katanya “Mengayomi mereka harus dengan hati, jangan sampai beda meskipun mereka berbeda”. Puisi Motivasi Hidup Islami Thank You Allah Oleh Nurul Rizki Rahmania Ya Allah . . , Atas segala nikmatmu,aku bersyukur kepadaMu . . . Atas segala rahmatmu,aku berlindung kepadaMu . . . Kau ajarkan aku tuk bersabar,atas musibah yang menimpa . . . Ajarkan aku tuk slalu bersyukur atas apa yang ada . . , Tanpa merasa kekurangan suatu apapun . . . Ya Allah . . , Kau berikan nikmat hidup ini kepada kami . . . Begitu banyaknya nikmat yang Kau berikan . . , Sehingga,kami tak mampu menghitungnya . . . Dan kami mendapatkan rahmat dan karunia Yang tak terhingga yang telah Kau berikan kepada kami . . . Ya Allah . . , Dengan otak,kami bisa berfikir Dengan mata,kami melihat indahnya dunia . . . Dengan hidung,kami menghirup udara segar . . . Dengan mulut,aku bisa berbicara saat ini . . . Dengan telinga,kami mendengar suara nan merdu . . . Dengan tangan,kami melakukan banyak hal . . . Dengan kaki,kami berjalan dan melangkah . . . Ya Allah . . , Sungguh berlipat ganda nikmat yang telah kau berikan pada kami Terutama,nikmat terbesar yang sejak dahulu ada Yaitu nikmat Iman dan Islam Yang dimiliki kaum muslim dan muslimat Thank You, Allah . . . Puisi motivasi hidup islami sebenarnya hampir mirip dengan puisi pada umumnya kita ketahui. Hanya saja yang membuatnya lebih unik adalah tema dari puisi tersebut. Karena tema yang diambil lebih spesifik fokus dengan hal berbau keagamaan islami. Sehingga puisi ini cocok sekali bagi kamu yang menyukai puisi tentang penenang hati yang bertemakan islami. Puisi ini mempunyai perpaduan kata yang indah dengan nuansa islam yang menyejukkan hati. Siapa saja yang membaca maupun mendengar akan terasa sejuk dengan ketenangan serta pendekatan Tuhan yang Maha Esa. Dengan menggambarkan keadaan umum tentang bagaimana sudut pandang keislaman tergambarkan pada tiap bait puisi motivasi islami. Puisi Motivasi Pagi Simponi Pagi Oleh Somo Lebuz Hoa HoeLangit indah terpancar mentari Nyanyian merdu berbisik hati Inilah keindahan duniawi Walau langkah tak seindah sampan kehidupan seakan patah Namun hidup bukanlah lelah Karena indah ini anugrah Jangan gembira tubuh sehat Karena mati tak bersyarat Jangan gembira usia muda Karena mati tak harus tua Banyak dosa yg tak terasa Banyak khilaf yang tak berupa Jika menunggu esok masih ada Masihkah kita bernyawa Dalam kehidupan di dunia sudah tentu akan ada persoalan yang harus diselesaikan. Sehingga terkadang diwaktu pagi hari ada banyak sebagian orang yang membutuhkan motivasi untuk menjalani hari-hari. Untuk perantara penyemangat dan solusi jawaban dari persoalan yang dihadapi. Puisi Motivasi Pendek islampos Amal Bukan Segalanya Amal bukan segalanya, Segalanya milik sang pencipta. Dunia hanyalah fana, Yang kekal adalah sang pencipta. Engkau beribadah, Engkau berbuat, Hanyalah wasilah. Agar lebih mendekat, Kepada sang pencipta. DI HALAMAN MUSHOLA Ada mega merah dadu di halaman mushola. Bulan sipit mengernyit. Anak-anak TPA mengayuh angin, mengejar Alif ba ta. Ada mega merah dadu di halaman mushola. Bulan jelalatan, matanya mengerling nakal. Anak-anak Kembali Kepadanya Hidup terasa singkat Semua pasti wafat Nisan dan nama melekat Menunggu datangnya kiamat Datanglah kiamat Semua akan bangkit Berkumpul di suatu tempat Tinggal apa yang kita perbuat Melewati jembatan sirat Menjalani Puisi motivasi islami yang pendek singkat tentang kecintaan makhluk kepada Tuhannya. TErmasuk jug aberbagi contoh metafora dalam perenungan pada sebuah puisi. Puisi Motivasi Hidup Sukses 1. Aku Bisa Aku Bisa Aku yakin bisa Aku tidaklah lelah Aku hanya butuh dorongan Aku tidak menyerah Aku yakin Aku pasti bisa Ini bukanlah sebuah beban Namun ini hanya rintangan Yang akan membuatku semakin menuju kesuksesan Pengalaman telah membuatku berani Berani menghadapi berbagai rintangan Aku tak boleh takut gagal Sebab setelah kegagalan pasti ada kesuksesan Sebab egagalan adalah pijakan kesuksesan Aku yakin Aku yakin pasti bisa 2. Terus Melangkah Kehidupan Memang terdiri dari banyak pilihan Namun semua pilihan pasti baik dirasakan Karena perubahan pasti akan datang cepat meupun pelan Jangan terlalu memaksakan suatu keadaan Coba jalani dengan doa, usaha dan kepasrahan Melangkahkan kaki selangkah demi selangkah Diiringi syukur dan berharap berkah Berhasil atau gagal adalah satu paket Dan semuanya adalah ujian Tetap optimis dan jangan meredup Karena hidup terlalu sigkat untuk penyesalan Mari keluar dari lembah kebodohan Memompa kesadaran demi kebaikan perubahan Buktikan pada diri dan tunjukkan potensi Hindari jebakan halusinasi 3. Jangan Pernah Menyerah Kita ada pemenang Bukan pecundang Karena tak ada gunung yang tak dapat didaki Hanya rasa takut yang bisa menggerogoti Tidak perlu membicarakan kekalahan Yang membuat tumpul semangat perjuangan Selalu percaya akan meraih keberhasilan Walau jalan terjal menghadang di perjalanan Buang ketakutan yang menutupi harapan Pikirkan rasa syukur dan kebahagiaan Suatu hal yang menyenangkan Tidak perlu kotori dengan ketakutan dan keraguan Hindari kata tidak mungkin yang merupakan mimpi buruk perubahan Mari hidupkan semangat perjuangan Dengan tekad dan api kebenaran Untuk menjalankan roda kehidupan 4. Jarum Jam Jam beker masih berdering Ku terdiam tak sanggup bergeming Ku berdiri atau berbaring Bagi kayu yang kering Jarum jam yang berdenting Ku masih terdiam berbaring Meratap nasib yang kian menggiring Hingga kepala terasa pusing Hai harum jam yang berdenting Ku beranikan diri memberontak Ku tak mau lagi diam dan berbaring Karena aku makhluk berhati dan berotak 5. Aku Bisa Memahami Aku Aku berdiri dan bersandar pada tembok ini Untuk memahami isi bait setiap yang ku temui Dan ternyata tak ku mengerti Hanya mampu melihat dan membaca dalam hati Aku Aku jalang yang tak berharga diri Mengusik diri dengan api Menimba api dengan sayatan mimpi Sehingga tercoreng di lembah ini Kemudian aku Aku terlihat menjadi inti diri Menjadi rapi di hari yang sunyi Dan aku menjadi sunyi setiap hari Karena api ku pada setiap sunyi 6. Kisah Perjuanganku Sejak pada ku mengenal dunia Sejak itu pula ku mulai mengenal apa arti hidup Sudah ku lewati banyak kisah Demi impian yang ku dambakan Kisah-kisah yang tak bisa ku lupakan dalam memory Tentang perjuangan hidup meraih impian Melewati banyak rintangan hidup yang harus dihadapi Tapi semua itu tidak membuatku menyerah Sebab kehidupan ini membutuhkan kerja keras Serta pengorbanan yang luar biasa Maka dari itu tidak ada kata menyerah Sebelum impianku tercapai 7. Sepercik Harapan Butiran malam Getaran yang halus Tergenggam lurus Pada detik ini Rasanya ingin ku selimuti Bayang-bayang nan sepi Ku merasa kehilangan bayanganmu Lalu ku sapu segala bayangmu Dan aku tetap masih seperti kemarin Menanti dalam hening Tapi ku tak bergeming Menuju pada arahku Entah Apa mungkin ku harus berlalu Untuk mengalah dengan waktu Karena adanya aku didirimu Hanya bagai sesosok semu Cukup ku berdiri disini Tanpa segala sesuatu akan adanya dirimu 8. Mengusir Malas Wahai rasa malas yang mengekangku Akan ku hancurkan kamu Karena kamu telah menelan masa waktuku Wahai rasa malas telah lekat menyelimuti tubuhku Pada setiap sisi ruang maupun waktu Bodohnya aku yang dulu tak kuasa menepis keangkuahnmu Walau telah ku berusaha Untuk tak bertegur sapa dengamu Kau terus saja menarik diriku Setiap langkahku yang berusaha melawanmu Namun magnet kemalasan telah pasang kuda-kuda menjerat Terasa pegal, kantuk, pusing dan berkeringat Menarikku ke pembaringan Melenakan pada mimpi di kesiangan Wahai kemalasan Enyahlah engkau dari diriku Aku tak hendak kehabisan Waktu berharga dalam hidupku 9. Sang Penyemangat Betapa menggebu hatiku Disaat mendengar tausiyah nan suci itu Rangkaian kata yang meronakan hatiku Aliran irama memerah daun telingaku Menggebu haru bertalu jiwaku Pada tiap derap hentakan pergerakan Tersentak rasa lengang sanubari Keterlenaanku tergetar senyap Jangan tenggelam wahai geloraku Pada perjuangan ini mengali rasa cintaku Karena hanya tak bertemu sang guru Yang mengetuk selalu pintu hatimu Simpan didalam ingatanmu Harapan dengan penuh optimis pada pandangan Seakan menatap keindahan langit yang biru Dengan cahaya yang menghangatkan Kusambut langkah-langkah perjuangan itu Bersama sabda dan kalam yang telah terpatri Simbol pemberani membuktikan rasa peduli Untuk terangi dengan sinar pesada ini Menjadikan bunga yang harum pada persada ini Menebar wangi serta pesona alami Bangkitkan diri dan melangkah dengan pasti Peradaban pada negeri harus tetap tegak berdiri 10. Hidup Akan Terus Berjalan Mengapa menangis selama masih mampu untuk tersenyum? Mengapa air mata keluar saat rasa sedih mulai menyapa? Coba lihat keluar Ternyata masih ada banyak yang lebih susah darimu Coba lihat mereka Pikirkan apa yang mereka rasakan dan perjuangkan Sebelum bersedih Selalu berusaha besyukur atas apa yang telah kita dapatkan 11. Mimpi Apabila hati sedang merasa gundah Coba dalam kesunyian luangkan 2 rakaat untuk sholatlah Apabila hati tak segera cerah Adukan segala kepenatanmu kepada Sang Ilah Kemudian tenangka diri dengan rebah Pejamkan mata dan tidurlah Nikmati indahnya mimpi yang membawa terbang melayang Bila hati telah riang Buka matamu yang cerah Bangkir dari mimpimu Katakan aku bangkit, bahagia, semangat, baik, lancar Karena ada banyak orang yang sudah menanti keberhasilanmu 12. Aku Bisa Aku tidaklah lelah Aku hanya membutuhkan dorongan Aku tidaklah menyerah Karena aku yakin Aku bisa Ini bukanlah sebuah beban Namun ini merupakan tantangan Untuk memberikanku pengalaman Dan berani menghadapi tantangan Aku tidak takut gagal Sebab setelah ada kegagalan Pasti ada kesuksesan Karena kegagalan adalah pelajaran Aku yakin Aku bisa 13. Puisi Motivasi Kehidupan Dalam hidup tiap manusia pasti punya masalah Namun kita harus yakin Bahwa Allah Tidak akan memberi cobaan Diatas kemampuan hambanya Masalah yang ada Mungkin sudah ditakdirkan Allah Untuk kita sebagai hamba Untuk belajar lebih tegar Dalam menjalani hidup Tidak perlu mengeluh Dengan masalah yang dihadapi Sebab mengeluh tidak menyelesaikan masalah Belajar mencari solusi Dan tentukan arah mana yang baik untuk dilalui Belajarlah dalam memecah masalah Dengan jiwa yang tenang Karena dengan hati yang tenang Pikiran juga akan menjadi jernih Apabila fikiran menjadi jernih Maka tutur kata dan tingkah laku Juga akan menjadi baik Maka tidak perlu lari dari masalah Pecahkan masalah dengan kebijaksanaan 14. Puisi Motivasi Pemuda Pemudah Semangat, berani, lincah dan bergairah Gemar berfikir serta berbicara Namun terkadang idealis Itulah pemuda Pahlawan kita pernah berkata. Berikan aku satu pemuda Makan akan aku ubah dunia Tapi bersabarlah Kareba tidak ada gading yang utuh Selain menginginkan segalanya sempurna Ia juga gemar bingung Sifat egois Adalah dampak dari semangat yang membara Sehingga tidak tau apa sebenarnya yang dimau Susah untuk diam Dan sering gegabah Itulah hal yang menjadi bencana terbesarnya Maka Sabarlah mengendalikan diri wahai pemuda Karena kamu adalah pemuda sejati 15. Panorama Kehidupan Angin yang bertiup menuju arah kehidupan Sambil menikmati panorama pagi hari Alam damai yang terasa sejuk Burung-burung keluar sangkar Berterbangan mencari yang diperlukan Awan hitam menyelimuti pagi Berubah menjadi awan biru penuh keindahan Awan bagai lukisan Menghiasi langi di pagi hari Menambah kedamaian hati Membuat mata kagum dan mensyukuri Tuhan Sang Pencipta Abadi Telah ciptakan segala rupa alam ini Untuk hambanya menikmati Indahnya panorama kehidupan ini 16. Harta dan Cinta Tidak perlu melihat wajah Karena bisa menipu Tidak perlu melihat harta Karena bisa hilang tak tersisa Datanglah pada orang tulus Yang bisa membuat bibir dan hatimu merekah tersenyum indah Membuatmu selalu bahagia Dalam suka maupun duka Tidak perlu sia-siakan hari ini Karena hidup terlalu singkat Bila deilwatkan besama yang tidak tepat 17. Puisi Motivasi Bingkai Kehidupan Ketika masa berlalu sudah Kemana jalan kaki melangkah Lika-liku kehidupan coretkan sejarah Kini saatnya diri berbenah Berbenah dari ketidaktahuan Meningkat jadi pengetahuan dan kebaikan Mohon maafkan segala kekhilafan Agar Ilahi berikan banyak ampunan 18. Mimpiku Mengejar Matahari Pengantinku, siapa kelak dirimu? Betapa ikhlas wajah caintikmu Menyanjungku diruang pilu Ku ucapkan terimakasih Telah tulus menggantikannya Aku tak peduli Karena kau cantik terlihat dihatiku Pada malam pengantin itu Ku sampaikan akan ciptakan gubuk rumahku Bagai hamparan taman surga Diantara burung-burung terbang penuh riang Kupu-kupu menari indah nan mendayu Ku harapkan pada sang Ilahi Dari kedua tangan kotorku ini Terus ku berdoa tanpa henti Kumpulan kain lusuh Kukatakan ini adalah kain sutera Kemudian kau tersenyum dan berbisik Bimbing aku pada ridhomu dan ridhoNya Entah siapa dirimu Wahai pengantinku 19. Cahaya Bintang Terjebak dalam kacaunya dunia Menatap indahnya malam hari Kutemukan satu bintang dari kumpulannya Sinarnya terang bagaikan sang surya Apakah bersedih karena dunia ini? Apa tidak bisa menggapai keinginan? Kenapa hanya sendiri di ujung sana? Apa tidak ada yang mengharapkan? Kemudian berharap pada bintang itu Lalu menjadikan bintang itu impian Serta ladang impian Bagi semua orang Tanpa ada rasa ragu Mulailah membentangkan sayap kecil itu Mulai membagikan keinginan Agar sadar bahwa tidak hidup sendirian di dunia ini Pasti akan percaya Ini adalah jalan kehidupan yang diambil Ini jalan kehidupan yang dipilih Keyakinan yang tidak tergoyahkan Kegagalan yang dilalui Kesulitan yang dilewati Kini menjadi setitik cahaya Cahaya yang bersinar terang Walau hanya seorang Ayuhan kaki terus melangkah Tak henti menginjak ranjau berduri Bermacam rintangan sudah dihadapi Apakah ini akan terus bertahan Sampai garih akhirku Sifat sabar kini menjadi kunci Serta ilmu menjadi bekal perjalanan Lalu pengalaman menjadi penasehat sejati Terkadang bersedih, terkadang tertawa Terkadang tertawa dalam kesedihan Bertujuan untuk menghibur diri Semoga perjalananku tidaklah sia-sia Bisa sampai menuju garis finish Semuanya kan ku kerahkan Ini saatnya untuk aku bedoa, ikhtiar dan optimis 21. Berjalan Pulang Hidup merupakan sebuah perjalanan pulang Terus melangkah tanpa tahu kapan datangnya petang Berjerih perih untuk harta nantinya juga lenyap Sampai akhir nyenyak abadi didapat dalam senyap Tentu hiduo merupakan jalan untuk pulang Sambil menata bekalku di dunia yang mengekang Untuk apa kaya namun melukai teman seperjalanan Nantinya juga tidak dipeluk erat dalam sunyinya timbunan Dalam kelam, pungut aku saat tenggelam Ragaru kala malam kian terbenam Kalau langkah hidup ini banyak tercela Berjuta maaf dariku selagi nafas masih terhela 22. Mimpi Yang Tertunda Ketika malam telah terpejam Hadir cahaya putih dalam tidurku Sesosok bidadari rupanya menghampiriku Berbisik kebahagiaan padaku Cinta akan selalu abadi bersamaku Meski jalan takdir yang tidak diketahui Sesosok bidadai ini berjanji selalu denganku Memaksa diriku untuk menghentikan banyangan menyakiti Menghapus luka yang ada Mendatangkan bahagia bersamaku Kemudian sesosok itu hilang Membisikkan bahwa akan hadir kembali Saat ku ikuti langkahnya Kembali ku lihat cahaya putih Membuatku penasaran dengan cahaya itu Ketika kubuka mata Ternyata cahaya tersebut Mentari yang menyinari kamar tidurku Tetapi aku masih penasaran dengan mimpiku Kapan bisa aku menlanjutkan mimpi indahku Yang telah hadir pada mimpiku yang tertunda 23. Puisi Motivasi Menyentuh Langit Ketika senja berganti Suara kicauan burung menemani Tak terkecuali awan yang membasahi Lambaian mawar yang terhiasai Kutatap angin semu Apakah kau tidak mau tau Pada rasi juta bintang Gemerlap indah taburan riang Melukis dengan indah sayap mega Terukir beribu ceria Agar mampu aku kesana Ditemani malaikat yang bahagia Satu jemari kemudian menyapa Menari indah, lentik dan jelita Pesonanya bersimpul irama Di angkasa taman Sang Kuasa Hanya mampu ku terpukau Tanpa harus ada tinggal disana Ini keinginanku Ku sentuh dengan lembut Tuk rangkai cita-citaku Biarkanlah ku menyentuhnya Biar menyentuh langitku Walpaper Gambar Puisi Motivasi Demikian beberapa kumpulan puisi motivasi terbaru penuh arti untuk inspirasi yang bisa disajikan AdaHobi. Semoga bacaan puisi diata menarik dan bermanfaat, selalu bersyukur apapun keadaan kita. Serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita punya. Makassar - Puisi Hari Ibu bisa menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan rasa sayang dari seorang anak kepada ibunya. Mengungkapkan rasa sayang kepada Ibu melalui puisi bisa menjadi cara yang cukup berkesan untuk memperingati momen Hari Ibu merupakan bentuk perayaan untuk mengingat pentingnya peranan seorang Ibu. Momen spesial ini diperingati pada tanggal 22 Desember setiap untuk memperingati peran ibu, Hari Ibu juga merupakan bentuk upaya bangsa Indonesia untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia yang berperan penting dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Mengingat pentingnya peran seorang ibu, tentunya peringatan Hari Ibu sangat sayang jika dilewatkan. Peringatan Hari Ibu ini bisa menjadi momentum bagi seorang anak untuk menyampaikan terima kasih dan menunjukkan kasih sayangnya kepada merayakan Hari Ibu, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, seperti memberikan hadiah, membuat masakan spesial, atau memberikan berbagai perlakukan khusus lainnya. Saat memberikan hadiah kepada sang ibu, jangan lupa menyelipkan puisi Hari Ibu sebagai bentuk ungkapan ini kumpulan puisi Hari Ibu berkesan dan menyentuh hati yang telah dirangkum detikSulsel dari berbagai sumberSajak Ibunda - oleh WS RendraMengenangkan ibu adalah mengenangkan adalah makanan adalah Ibu adalah pelengkap sempurnakenduri besar adalah langit senja hari yang telah merampungkan menjadi gema dari bisikan hati ibu, aku melihat janji baik suara ibu, aku percaya akan kebaikan foto ibu, aku mewarisi naluri kejadian alam dengan kamu, saudara-saudaraku, aku pun ingat kamu juga punya jabat tanganmu,aku peluk kamu di dalam tidak ingin saling menyakitkan hati,agar kita tidak saling menghina ibu kita masing-masingyang selalu, bagai bumi, air dan langit,membela kita dengan juga punya ibu. Pembunuh punya pula koruptor, tiran, fasis,wartawan amplop, anggota parlemen yang dibeli,mereka pun punya manakah ibu mereka?Apakah ibu mereka bukan merpati di langit jiwa?Apakah ibu mereka bukan pintu kepada alam?Apakah sang anak akan berkata kepada ibunya"Ibu aku telah menjadi antek modal asing;yang memproduksi barang-barang yang tidak mengatasi kemelaratan rakyat,lalu aku membeli gunung negara dengan harga murah,sementara orang desa yang tanpa tanah jumlahnya aku lalu, ibu, untukmu aku beli juga gunungbakal kuburanmu nanti."Tidak. Ini bukan kalimat anak kepada lalu bagaimana sang anak akan menerangkan kepada ibunyatentang kedudukannya sebagai tiran, koruptor, hama hutan, dan tikus sawah?Apakah sang tiran akan menyebut dirinya sebagai pemimpin revolusi?Koruptor dan antek modal asing akan menamakan dirinya sebagai pahlawan pembangunan?Dan hama hutan serta tikus sawah akan menganggap dirinya sebagai petani teladan?Tetapi lalu bagaimana sinar pandang mata ibunya?Mungkinkah seorang ibu akan berkata"Nak, jangan lupa bawa dadamu terhadap hawa wartawan memerlukan kekuatan ya, kalau nanti dapat amplop,tolong belikan aku udang goreng."Ibu, kini aku makin mengerti adalah tugu kehidupanku,yang tidak dibikin-bikin dan hambar seperti Monas dan Taman adalah Indonesia adalah hujan yang dilihat di adalah hutan di sekitar adalah teratai kedamaian adalah kidung rakyat adalah kiblat nurani di dalam - oleh Chairil AnwarPernah aku ditegurKatanya untuk kebaikanPernah aku dimarahKatanya membaiki kelemahanPernah aku diminta membantuKatanya supaya aku pandaiIbu...Pernah aku merajukKatanya aku manjaPernah aku melawanKatanya aku degilPernah aku menangisKatanya aku lemahIbu...Setiap kali aku tersilapDia hukum aku dengan nasihatSetiap kali aku kecewaDia bangun di malam sepi lalu bermunajatSetiap kali aku dalam kesakitanDia ubati dengan penawar dan semangatdan bila aku mencapai kejayaanDia kata bersyukurlah pada TuhanNamun...Tidak pernah aku lihat air mata dukamuMengalir di pipimuBegitu kuatnya dirimu...Ibu...Aku sayang padamu...Tuhanku....Aku bermohon pada-MuSejahterakanlah diaSelamanya...Jendela - oleh Joko PinurboDi jendela tercinta ia duduk-dudukbersama anaknya yang sedang beranjak ayun-ayunkan kaki, berbincang, bernyanyidan setiap mereka ayunkan kakitubuh kenangan serasa bergoyang ke kanan dan memandang takjub ke seberang,melihat bulan menggelinding di gigir tebing,meluncur ke jeram sungai yang dalam, byuuurrr....Sesaat mereka malam mencengkeram bahu."Rasanya pernah kudengar suara byuuurrrdalam tidurmu yang pasrah, Bu.""Pasti hatimulah yang tercebur ke jeram hatiku,"timpal si ibu sembari memungut sehelai anginyang terselip di leher rumah itu mereka tinggal dengan waktu. Berempat dengan dengan televisi. Bersendiri dengan puisi."Suatu hari aku dan Ibu pasti tak bisa bersama.""Tapi kita tak akan pernah berpisah, bukan?Kita adalah cinta yang berjihad melawan trauma."Selepas tengah malam mereka pulang ke ranjangdan membiarkan jendela tetap tahu bulan akan melompat ke dalam,menerangi tidur mereka yang bersahajaseperti doa yang tak banyak - oleh Sapardi Djoko DamonoIbu masih tinggal di kampung itu, ia sudah tua. Ia adalah perempuan yang menjadi korban mimpi-mimpi ayahku. Ayah sudah meninggal, ia dikuburkan di sebuah makam tua di kampung itu juga, beberapa langkah saja dari rumah kami. Dulu Ibu sering pergi sendirian ke makam, menyapu sampah, dan kadang-kadang, menebarkan beberapa kuntum bunga. "Ayahmu bukan pemimpi," katanya yakin meskipun tidak berapi-api, "ia tahu benar apa yang terjadi."Kini di makam itu sudah berdiri sebuah sekolah, Ayah digusur ke sebuah makam agak jauh di sebelah utara kota. Kalau aku kebetulan pulang, Ibu suka mengingatkanku untuk menengok makam ayah, mengirim doa. Ibu sudah tua, tentu lebih mudah mengirim doa dari rumah saja. "Ayahmu dulu sangat sayang padamu, meskipun kau mungkin tak pernah mempercayai segala yang dikatakannya."Dalam perjalanan kembali ke Jakarta, sambil menengok ke luar jendela pesawat udara, sering kubayangkan Ibu berada di antara mega-mega. Aku berpikir, Ibu sebenarnya lebih pantas tinggal di sana, di antara bidadari-bidadari kecil yang dengan ringan terbang dari mega ke mega - dan tidak mondar-mandir dari dapur ke tempat tidur, memberi makan dan menyusui anak-anaknya. "Sungguh, dulu ayahmu sangat sayang padamu," kata Ibu selalu, "meskipun sering dikatakannya bahwa ia tak pernah bisa memahami igauan-igauanmu."Ibu - oleh Kahlil GibranIbu adalah segalanya, dialah penghibur di dalam kesedihanPemberi harapan di dalam penderitaan, dan pemberi kekuatan di dalam kelemahanDialah sumber cinta, belas kasihan, simpati dan pengampunanManusia yang kehilangan ibunya berarti kehilangan jiwa sejati yang memberi berkatdan menjaganya tanpa hentiSegala sesuatu di alam ini melukiskan tentang sosok IbuMatahari adalah ibu dari planet bumi yang memberikan makanannya denganpancaran panasnyaMatahari tak pernah meninggalkan alam semesta pada malam hari sampai mataharimeminta bumi untuk tidur sejenak di dalam nyanyian lautan dan siulan burung-burung dan anak-anak sungaiDan bumi adalah ibu dari pepohonan dan bunga-bungan menjadi ibu yang baikbagi buah-buahan dan biji-bijianIbu sebagai pembentuk dasar dari seluruh kewujudan dan adalah roh kekal, penuhdengan keindahan dan cintaSaatku Menutup Mata - oleh Fahmi MohdSaat ku menutup mata bundaAku tak ingin mata itu melihat ku dengan penuh airSaat ku menutup mata bundaAku tak ingin hati itu seakan tergoresSaat ku menutup mata bundaAku ingin bibir itu tersenyumAku tidak ingin engkau terlukaBundaMungkin ini adalah lihatan yang sangat bagimuTapi aku tak ingin melihat dengan seakan tak sanggup melepaskankuBundaAku hanya ingin engkau merelakankuDan mengantarkan aku pulang ke rumahku dengan senyumSaat ku menutup mata bundaAku ingin kau tau bahwakuMenyayangimuBahwa akuMencintaimuAku bahagia bisa jadi anakmuIbu - oleh Mustofa BisriKaulah gua teduhTempatku bertapa bersamamuSekian lamaKaulah kawah dari mana aku meluncur dengan perkasaKaulah bumi yang tergelar lembut bagikumelepas lelah dan nestapaGunung yang menjaga mimpiku siang dan malamMata air yang tak berhenti mengalir membasahi dahagakuTelaga tempatku bermain berenang dan menyelamKaulah, ibu, laut dan langit yang menjaga lurus horisonkuKaulah, ibu, mentari dan rembulan yang mengawal perjalanankumencari jejak sorga di telapak kakimuTuhan, aku bersaksiibuku telah melaksanakan amanat-Mumenyampaikan kasih sayang-MuMaka kasihilah ibukuseperti Kau mengasihi kekasih-kekasih-MuAminJasa Seorang Ibu - oleh PatmaIbu...kau membingbingku selama satu tahunkau begitu baik padaku walaupun aku suka marah-marahIbu....kau begitu ceria dan rajin berasal dari terhadap guru yang lainibu...kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopanIbu...kalau aku sebabkan keliru tolong maafkan akukarena aku cuma kesal karna aku selalu diejekIbu...kalau aku kembali sedih kau menghibur akukalau aku kembali kesal kau menghiburkuIbu...terimakasih atas jasa-jasamu jikalau akumasih sempat bertemu bersama dengan ibuaku amat inginkan memeluk ibuBidadari Dunia - oleh Faris DNAdalah insan yang diidamkan kaum lawanAdalah insan yang dihormati kaum alimAdalah insan yang dirindui kaum bercahayaTanpanya...Kau takkan mudah meraih yang kau pintaKau takkan mudah tangguh dalam berjuangKau kan mudah merasa lelahIngin sekali ku indahkan namanyaIngin sekali u indahkan derajatnyaIngin sekali ku persembahkan hadiah untuknyaNamun apa daya, aku hanya seorang lemahCintanya menghapus semua dukaCintanya menghapus semua lelahCintanya membunuh semua kalahCintanya membuat diriku perkasaDia...Akankah kucapai apa yang diimpikan?Akankah kubahagiakan dengan hatinya?Apakah aku akan terdiam dengan lemah?Tidak! sekali lagi tidak! karena ku yakinKu dapat menaikkan derajatnyaKu dapat menarik kedua tepi bibirnya dengan hati lapangKu dapat membawanya ke SurgaNamun, siapakah dia?Mengapa dia sungguh digila-gilakan?Biar kuperindahBiar kucamkanBiarlah kuucapkanDialah... Bidadari duniaMuara Kasih - oleh Ida Ayu Sri WidiyartiniKaulah muara kasihku..Tempat ku berkeluh kesah, mencurahkan isi hatikuKau tempatku mengadu tatkala aku ketakutanKau bak sutra yang indah nan lembutMembelaiku penuh cinta dan kasihKaulah pahlawan ku..Menjagaku tanpa letih hingga ku terlelapLindungi aku tanpa henti entah siang ataupun malamBersamamu aku merasa damaiKau dekap aku dengan ketulusanMemelukku dengan sinar kasihmuMembalut luka dan ketakutankuTak ada tempat sebaikmu..Tiada makhluk semulia hatimuKau takkan terganti meski waktu berhenti berputarTakkan pula luntur meski waktu dimakan zamanKaulah muara kasih terindah..Cinta kasihmu takkan lekang oleh waktuMeski bibirku tak mampu berucapPercayalah Bunda..Sarangheo, aku menyayangimu selaluSekarang, esok dan selamanyaTangisan Air Mata Bunda - oleh Monika SebentinaDalam senyummu kau sembunyikan lelahmuDerita siang dan malam menimpamutak sedetik pun menghentikan caramuUntuk bisa memberi harapan baru bagikuSeonggok cacian selalu menghampirimusecerah hinaan tak perduli bagimuselalu kau teruskan cara untuk masa depankumencari harapan baru kembali bagi anakmuBukan setumpuk Emas yang kau menginginkan di dalam kesuksesankubukan gulungan duit yang kau minta di dalam kesuksesankubukan juga sebatang perunggu di dalam kemenangankutapi permohonan hatimu membahagiakan akuDan yang selalu kau berkata terhadapkuAku menyayangimu saat ini dan pas aku tak kembali bersama denganmuaku menyayangimu anakku bersama dengan ketulusan hati kuKehebatanmu Ibu - oleh Rifka Nurul AuliaKetika ku tak bisa berjalanKetika ku tidak bisa berbicaraManusia pertama kali yang menemanimu adalah ibuYang selalu tersedia saat kau Sedih, senang dan susahKetika anda mulai membesarKau bisa sadar hidupBetapa sulitnya pernah pas ibumu melahirkanmuKeringat bercucuran mulai jatuhDan saat ibumu melahirkanmu, ayahmu selalu menemani IbuDan ayahmu berkata "Yang kuat "Bayangkan dan bayangkan saat ini kau tumbuh menjadi makhluk normalMasih banyak seorang ibu yang inginkan melahirkan anaknya normalTapi tersedia seorang ibu yang perlu mendapat kan ujian anak yang tidak normalSebagai manusia sosial kita perlu saling bantu dan tolong menolongMaka,Kita perlu berterima kasih ke Ibu sebab 9 bulan dia mengandungTiada lelah yang dirasakannyaMaka saat ini kita perlu balas budi kepada ibuIbu I love youYou are my everythingbecause you're forever in my heart you Allah and Thanks MotherSelamanya kau selalu di hatikuUntuk Ibuku Tercinta - oleh Agus SuarsonoKuingin,Menghirup hawa yang kau tempatmu tempatmu terlelap di atas cuma inginkan selalu waktuku...Surat untuk Ibu - oleh Joko PinurboAkhir tahun ini saya tak bisa pulang, lagi sibuk demo memperjuangkan nasib sayayang keliru. Nantilah, jika pekerjaan demosudah kelar, saya sempatkan pulang ya, Ibu masih ingat Bambang, 'kan?Itu teman sekolah saya yang dulu sering numpangmakan dan tidur di rumah kita. Saya baru sajabentrok dengannya gara-gara urusan politikdan uang. Beginilah Jakarta, Bu, bisa mengubahkawan menjadi lawan, lawan menjadi Ibu selalu sehat bahagia bersama penyakityang menyayangi Ibu. Jangan khawatirkankeadaan saya. Saya akan normal-normal beberapa kali saya mencoba meralatnasib saya dan syukurlah saya masih dinaungikewarasan. Kalaupun saya dilanda sakitatau bingung, saya tak akan memberi tahu Natal, Bu. Semoga hatimu yang merduberdentang nyaring dan malam damaimudiberkati hujan. Sungkem buat Bapak di Akan Terganti - oleh Nurhalimah LubisKetika kupandang lekat terhadap sudut matamuTersimpan derita yang begitu mendalamAku sadar disana banyak tersimpan air mata untuk kita anakmuAir mata yang telah kita lakukanIbuKamu selalu berharap kita anakmu yang kan menjadi nomer satuNamun seringkali kita melawan dan melalaikan perintahmuKami selalu membuatmu bersedihMulai saat ini aku bertekad untuk menghapus air matamu...dan menggantinya bersama dengan canda dan tawaTerima kasih IbuKau takkan pernah tergantikan di di dalam hati kita anakmuTujuan Kita Satu Ibu - oleh Wiji ThukulKutundukkan kepalaku,bersama rakyatmu yang berkabungbagimu yang bertahan di hutandan terbunuh di gunungdi timur sanadi hati rakyatmu,tersebut namamu selaludi hatikuaku penyair mendirikan tugumeneruskan pekik salammu"a luta continua."Kutundukkan kepalakukepadamu kawan yang dijebloskanke penjara negarahormatku untuk kaliansangat dalamkarena kalian lolos dan lulus ujianujian pertama yang mengguncangkanKutundukkan kepalakukepadamu ibu-buhukum yang bisutelah merampas hak anakmuTapi bukan hanya anakmu ibuyang diburu dianiaya difitnahdan diadili di pengadilan yang tidak adil inikarena itu aku pun anakmukarena aku ditindassama seperti anakmuKita tidak sendiriankita satu jalantujuan kita satu ibupembebasan!Kutundukkan kepalakukepada semua kalian para korbansebab hanya kepadamu kepalaku tundukKepada penindastak pernah aku membungkukaku selalu Air Mata - oleh Hanim FatmawatiSetetes air mata seorang ibugejolak hati yang seakan akan ingin menjeritair mata terus mengalirmembasahi kedua pipinyayang sangat lembutDimalam yang sunyi gelap guritakedinginan yang merada ditubuhnyahati yang terluka terhanyut dalam kesedihanseorang ibu terusmeneteskan air matadan ia mulai bertanyakepada seorang anakia mulai mengucapkankata kata dengan lisanmulutnya seakan akan ingin marahpenderitaan yang dirasakanIa mulai berbaringdan meneteskan air mataapa yang ia rasakandan mulai merenung dan diamtanpa kata kataSajak Ibu - oleh Wiji ThukulIbu pernah mengusirku minggat dari rumahTetapi menangis ketika aku susahIbu tak bisa memejamkan mataBila adikku tak bisa tidur karena laparIbu akan marah besarBila kami merebut jatah makanyang bukan hak kamiIbuku memberi pelajaran keadilandengan kasih sayangKetabahan ibukumengubah rasa sayur murahjadi sedapIbu menangis ketika aku mendapat susahIbu menangis ketika aku bahagiaIbu menangis ketika adikku mencuri sepedaIbu menangis ketika adikku keluar penjaraIbu adalah hati yang rela menerimaSelalu disakiti oleh anak-anaknyaPenuh maaf dan ampunKasih sayang ibuadalah kilau sinar kegaiban tuhanmembangkitkan haru insanDengan kebajikanibu mengenalkan aku kepada TuhanBunga - oleh ErviandaniAku pilih mati !Jika bunga tetap menangisKarena tiap-tiap tetesannya luka dalam jiwakuAku pilih mati !Buratan benang kusam jalannya terlampau terbatasKala itu menghendaki aku bunuh sang waktuAku pilih mati !Sebagai aku kupu-kupu yang tak bersayapBagi aku yang tak terbang cerahkan kelopaknyaAku marah !Jika keasingan merengut senyum bungaSangat teriris...Aku tak pilih mati !Sinar doa-doanya selimuti malamkuBegitu banyak harapan mimpi bunga padakuAku bakal berdiam diriDengarkan sepoi angin berasal dari dirinyaMenyongsong tajam sorot mata tuanyaAku tak boleh mati !Mendahului bungaItu pintanyaIbu - oleh D. Zamawi ImronKalau aku merantau lalu datang musim kemarauSumur-sumur kering, daun pun gugur bersama rerantingHanya mata air air matamu, ibu, yang tetap lancar mengalirBila aku merantauSedap kopyor susumu dan ronta kenakalankuDi hati ada mayang siwalan memutikkan sarisari kerinduanLantaran hutangku padamu tak kuasa kubayarIbu adalah gua pertapaankuDan ibulah yang meletakkan aku di siniSaat bunga kembang menyemerbak bau sayangIbu menunjuk ke langit, kemudian ke bumiAku mengangguk meskipun kurang mengertiBila kasihmu ibarat samuderaSempit lautan teduhTempatku mandi, mencuci lumut pada diriTempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauhLokan-lokan, mutiara dan kembang laut semua bagikuKalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawanNamamu, ibu, yang kan kusebut paling dahuluLantaran aku tahuEngkau ibu dan aku anakmuLauk dari Nenek - oleh Sri Rohmatiah DjalilIbu tak tampak kala aku terjaga dari mimpi Hanya ada secarik kertas bertuliskan "Ibu ke rumah sakit, antenglah besama nenek" Uang koin di atasnyaNenek datang dengan sepiring nasi tampa lauk Hanya ada hiasan serbuk hitam Aku bertanya, ini apa? "Abon terasi," katanyaAku menutup hidung tak tahan dengan aroma Nenek berucap, "Makan saja, ibu tidak menitipkan uang" Aku pun mengambil uang koin yang telah beralih ke saku celanaNenek menutup tangan kecilku "Simpan untuk jajan!"Ibu - oleh Agnes ApriliaIbuku sayang... Sembilan bulan engkau mengandung Siang dan malam engkau menjaga dan merawatku Tanpa ada kata rasa lelahIbuku sayang... Engkau menjalani hari-hari bersamaku Mengajariku banyak hal yang tidak aku ketahuiKetika aku bertanya tentang apa yang tak kutahu Engkau menjawab dengan senyuman Dan menjelaskannya Dengan bahasa yang bisa aku pahamiIbuku sayang... Aku tidak bisa membalas semua yang telah engkau berikan kepadaku Yang aku bisa hanya bisa mendoakanmu agar selalu sehat dan bahagia Aku mengucapkan terima kasih atas pengorbananmu Yang sungguh luar biasa iniIbuku sayang... Aku selalu mencintaimuIbu - oleh Miranda UtariBunga Mawar harum nan cantik Manis gulali meleleh lembut Pancaran matahari terbenam mempesona Pancaran aurora memanjakan mataSinar cahaya nebula yang menakjubkan Emas intan permata menyilaukan mata Wanita soleha dengan akhlak mulia Bidadari dunia dan surga Ibu... Ibu... Ibu... Ibu...Ibu - oleh Nova Budi AristinIbu, tangis malamku bagimu adalah lagu indahmu Keluh kesahku bagimu adalah cerita mesramu Kenakalanku bagimu adalah ujian untukmuIbu, Kerut dahimu adalah bukti kesabaranmu Hitam pelupuk matamu melambangkan keikhlasanmu Senyum bibirmu menggambarkan ketulusanmuIbu, Dalam nafasmu selalu ada aku Dalam benakmu engkau hadirkan selalu diriku Dalam hatimu terukir indah namakuIbu,Tahukah engkau aku di sini karenamu Aku bahagia karena jerih payahmu Aku berhasil karena sujud malammuIbu.. Engkau adalah guruku Engkau adalah sahabatku Engkau adalah cintaku Terima kasih Ibu Aku selalu menyayangimuIbu - oleh KHA Mustofa Bisri Gus MusKaulah gua teduh tempatku bertapa bersamamu Sekian lama Kaulah kawah dari mana aku meluncur dengan perkasa Kaulah bumi yang tergelar lembutbagiku melepas lelah dan nestapa gunung yang menjaga mimpiku siang dan malam mata air yang tak berhenti mengalir membasahi dahagaku telaga tempatku bermain berenang dan menyelamKaulah, ibu, laut dan langit yang menjaga lurus horisonku Kaulah, ibu, mentari dan rembulan yang mengawal perjalananku mencari jejak sorga di telapak kakimuTuhan, aku bersaksi ibuku telah melaksanakan amanatMu menyampaikan kasihsayangMu maka kasihilah ibuku seperti Kau mengasihi kekasih-kekasihMu Amin.Ibuku Dehulu - oleh Amir HamzahIbuku dehulu marah padaku diam ia tiada berkata akupun lalu merajuk pilu tiada peduli apa terjadimatanya terus mengawas daku walaupun bibirnya tiada bergerak mukanya masam menahan sedan hatinya pedih kerana lakukuTerus aku berkesal hati menurutkan setan, mengkacau-balau jurang celaka terpandang di muka kusongsong juga - biar cederaBangkit ibu dipegangnya aku dirangkumnya segera dikecupnya serta dahiku berapi pancaran neraka sejuk sentosa turun ke kalbuDemikian engkau; ibu, bapa, kekasih pula berpadu satu dalam dirimu mengawas daku dalam Sayang - oleh Nadilla SyahkinaEngkau selalu ada untukkuMenemaniku dalam suka dan dukaMenemani hari-hari ceriaku,Bunda,Engkau selalu membimbingkuMengajariku untuk berakhlak muliaDalam kesehariankuBunda,Engkau bagai malaikat bagikuEngkau juga sahabat bagikuKetulusan yang ada dalam dirimuMembuat aku bangga pada dirimuBunda,Aku selalu menyayangimuJasamu tak akan pernah bisa terbalas olehkuNamun aku akan berusaha menjadi anak kebanggaanmuKesunyian Ibu - oleh Denza PerdanaDahinya adalah jejak sujud yang panjangPerjalanan waktu membekas di pelupuk matanyaDerai air mata di pipinya telah mengeringTanpa sisa, tanpa ada yang mendugaIa memilih jalan sunyi untuk bertanyaHiruk pikuk untuk tersenyum di beranda deritaMenjerit saat lelap berkuasaBerdoa bukan untuk dirinyaBuda dalam Cahaya - oleh RomadonaDia wanita bernama cahayaHatinya memancarTergurat dalam doa-doaTangan kecilnya mengantar kami di gerbang cahayaDia berjalan dengan cintaDia berjalan menerjang lukaBahkan dia menempuh tanpaBatas rasaDia lah ibu dari segala cahayaIbu dari semua luka kamiIbu dari jejak yang terukirDalam tinta sejarahPergimu Tiada KembaliBila sepi malam seperti ini,Rinduku padamu mengusik akan senyumanmu,Yang meneduhkan, mendamaikan, dan menenangkan ini kan terobatiSeandainya engkau ada di ini akan terhapus,Jika engkau masih bersama hanya doaYang bisa engkau bahagia di alam Aku, IbuAkulah sang pengukir mimpiYang menghendaki pergi berasal dari sunyiYang hanyut oleh gelisahDan ditelan rasa bersalahIbu, kaulah mataharikuTerang dalam gelapkuKau tuntun aku di jalur berlikuYang penuh oleh batuUcapanmu bagaikan kamus hidupkuAku berteduh dalam naungan do'amuMemohon ampunan darimuKarena ridho Allah adalah ridhomuAku senang memilikimu IbuKarena engkau sinar hidupkuKaulah kunci berasal dari kesuksesankuIbu, maafkan akuSamudera Kasih BundaIbu selalu memberi, memberi, memberiSedari kita kecil hingga dewasasampai dia pun tutup usiaKasih sayangnya pancaran kasih sayang TuhanTulis ikhlasnya pancaran tulus ikhlas TuhanDia samudra amat dalam dan langit luas kehidupanDia seindah kerajaan burung-burung dan terumbu karang istana ikanYang menjanjikan kedamaian dan hidup bahagiaDia benteng pelindung atas bencana menimpaMeski tubuhnya sendiri rentaIbulah cahaya-cahaya di kegelapanPandu penunjuk jalan lurusKarena hati dan cintanya yang tulusPengorbananmu, Buda, ikhlas sumbangsihmuTeladan bagi banyak hal yang bernama baikDengan akhlak dan cantikDari rahimmu kan lahir anak-anak salih-salihahDi telapak kakimu tergelar surgaKarena selalu kau jaga langkahnyaDi hadapan ibu yang muliaTerkaparlah anak-anak durhakaIalah mereka yang mengingkari dan mengkhianatiTulus mendalam kasih sayangmuYang lalai dan lupa karena tipu daya duniaMaka samudra ampunmu, Buda, kumohonkan sepenuh kalbuJika kami pernah bersalah, berdosaSeringnya mengecewakan dan menyesakkan nafasmuAdapun doa restumu, Bunda, panjatkan dan limpahkanlahUntuk putra-putri yang mendambakanmuSebelum kami berangkat mengayun langkahMembuka lahan-lahan AkuKu duduk berdiam diriWanita yang mulai renta ku pandangiWanita yang selama ini mengasihiSerta merawatku sepenuh hatiSeorang wanita yang tak kenal mengeluhYang tak peduli dipelipisnya berjuta peluhYang bekerja keras tak kenal waktuHanya demi kesuksesankuTapi pantaskah aku?Masih dicintainyaMasih disayanginyaMasih menjadi kebanggaannyaAku hanyalah anak tak tau diriYang hanya tidur dan pergi setiap hariYang membentaknya kala dinasihatiYang manja dan mementingkan diri sendiriPantaskah aku, ibu?Mendapat kasih sayangmuMendapat cinta tulusmuMemanggilmu seorang ibuAku marah,Aku benci,Pada diri sendiriMengapa baru ku sadari?Aku mengecewakannyaAku beban hidupnyaAku berdosa padanyaPantaskah aku,Mendapat surgamu ibu?Aku berangkat saat ini untuk membantai lawan..Untuk berjuang di dalam pertempuran..Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi..Doakanlah sehingga aku berhasil..Sayapku telah tumbuh, aku inginkan terbang..Merebut kemenangan di mana pun adanya..Aku dapat pergi, Bu, janganlah menangis..Biar kucari jalanku sendiri..Aku inginkan melihat, menyentuh, dan mendengar..Meskipun tersedia bahaya, tersedia rasa takut..Aku dapat tersenyum dan menghapus air mata..Biar kuutarakan pikiranku..Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku..Memahat tempatku, menjahit kainku..Ingatlah, pas aku melayari sungaiku..Aku mencintaimu, di selama IbuDengan berselimut kesendirianKuterbangun menatap langit langit kamarkuTerlintas di benak sosok engkauYang selalu menemaniku menjemput pagiYang selalu menemaniku menikmati panasnya sinar matahariYang selalu menemaniku menyaksikan bulan dan bintangDan kembali mengantarku ke dalam tidur yang panjangSemua itu kini tak dapat lagi kurasakanKarena saat ini ku jauh darimuMeskipun sebenarnya ku tak bisaNamun ku yakin semua itu akan berakhirIbu...Aku rindu dengan senyummuAku rindu dengan kasih sayangmuAku rindu dengan belai lembutmuAku rindu akan pelukmuKu ingin kau tahu ituIbu....Kau selalu adaDi setiap hembusan nafaskuDi setiap langkah kakikuDi setiap apa yang ku gapaiKarena kau begitu berarti dalam hidupkuCerita KecilkuAndai sementara ku putar kembaliIngatkah engkau bakal masa-masa lebih dari satu th. lalu?Saat saya tetap dipangkuanmuSaat saya tetap di dalam timanganmuKau suapi ku makan karena ku tak dapat melakukannya sendiriKau tuntun saya karena ku belum dapat berjalan sendiriTerjatuh ku berulang dan menangisDengan penuh kasih sayang,kau usap air mata ku dan kau buat ku tersenyum kembaliApakah kau tetap mengingatnya bu?Aku rindu masa-masa indah ku duluAkankah ku dapat merasakannya kembali?Menangis di dalam pelukmu dan tertawa bersamamu Simak Video "Cara Desy Ratnasari Rayakan Hari Ibu Bersama Putrinya" [GambasVideo 20detik] urw/hsr KEBAHAGIAAN Jika ingin bahagia, berdamailah dengan dirimu.. Jika ingin damai, tenanglah dengan semua musuhmu.. Tahlukkan musuh-musuh dengan kasih sayangmu.. Buat tersadar bahwa kau baik kepada semua selainmu.. Jika kau masih menyayangi Tuhanmu.. Ma'afkan dan rangkul kembali yang salah di sisimu.. Tunjukkan serta arahkan pada kebaikan oleh mu.. Beri kesanggupan dalam kebaikan dalam dirimu.. Kemarahan pasti ada tuk mendampingi kesabaranmu.. Sebab itu Tuhan menciptakan keduanya untukmu.. Kesatuan Akal, fikiran dan hati sebagai pengontrolmu.. Menciptakan rasa benci, tuk mendampingi kasih sayangmu.. Ketika kau menyayangi Tuhan-mu.. Maka Ia pun akan mengujimu dan menyayangimu.. Memberi yang kau minta dan mendengarkan semua keluhanmu.. Meminta kepada-Nya dan berusaha tidak mengeluh. Terimakasih Tuhan, kau berikan nafas untukku.. Engkau beri kesempatan tuk menikmati hidupku.. Tuk melakukan semua aktifitas serta bersyukur kepada-Mu.. Sampai detik ini ku selalu mengingat-Mu.. By. Afid Semut SAMBUTLAH SI “CINTA” Saat malam mulai larut Suasanapun semakin senyap Aku terbujur dalam kekakuan Karena hati terpasung dalam kesepian Kesedihan dengan kesendirian Seakan menggugurkan sejuta harapan Sepinya malam berlalu sudah Pagi datang mengawali hari baru Aku terbangun dari panjangnya malam Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela Tersiratlah cahaya mentari pagi Menyinari…… Menghempaskan semua khayalan kepahitan Memang, Aku harus tetap tegar berdiri Songsong hari yang baru Sambut dengan sesuatu yang indah Wujudkan misteri cita dan cinta Sambutlah si CINTA’ yang cantik Berikan dia senyum Warnailah hari-hari dengan cinta Kebenderangan Kala malam semakin larut Aku terpaku di dalam kesunyian Terdiam menatap ilusi kesendirian Diriku seakan terbiar dalam kehampaan Kebekuan jiwa menjelma Kedinginan nurani selalu menemani Aku merindu tentang kehangatan Aku bermimpi tentang keindahan Saat tirai kegalauan mulai tersibak Fatamorgana menjauh dari realita Hingga tersingkaplah kebenderangan Makna kedamaian yang hakiki Arti Cinta Di dalam kedinginan jiwaku Kau hadir mendekap erat kalbuku Dalam kesendirian nuraniku Kau temani aku dengan kemesraan Dalam kegalauan jiwaku Kau hadir untuk menghiburku Dalam kesepian malamku Kau hadir dalam indahnya mimpiku Tiada yang kupikirkan selama ini Kecuali aku merasa berarti bersamamu Kan kuayun langkahku ini Bersama irama kerinduan Kangen khan slalu menyelimuti hatiku Tak ada sesuatu terindah untuku Karena kau segala-galanya bagiku Arti perasaan Dikala aku merindu Ingin kutulis sejuta syair indah Ingin rasanya aku berkisah Tentang semua kekangenanku Di saat ini seolah aku sulit mencari Dermaga yang berairkan tinta emas Dan pena antik untuk mengukirnya Aku takut terdampar di pulau sana Yang penuh dengan ketidakpastian Paradigma ?!!! Hari demi hari terus berjalan Pergantian waktupun tidak dapat dielakan Perubahan adalah sebuah realitas yang harus dihadapi Sebagai konsekwensi logis atas akhir dari setiap langkah Paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah Sebagai barometer dalam menjalani hidup Menuju sebuah wujud misteri Cita-cita’ Perenungkan kembali tentang Paradigma hidup Tentang cita-cita yang tergantung di angkasa Katakanlah kamu bisa untuk meraihnya Kamu bisa untuk menjalaninya Gapailah semuanya Sungguh beruntunglah orang yang slalu mensucikan diri Kembali kepada fitrah dan kesucian ’ Selamat Ulang Tahun ’ Success for You © Kujelang…. Pagi yang indah kujelang kembali Menghempaskan mimpi meraih bergantinya hari Di ufuk timur tersirat cahaya kedamaian Membangkitkan semangat menghangatkan perasaan Hembusan angin menemaniku berjalan Mengiringi langkah berpadu dalam kepastian Gemersik dedaunan bak irama kehidupan Selalu setia menyanyikan lagu kemenangan Dalam menggapai makna cita dan cinta Dalam mewujudkan makna hidup yang sesungguhnya Biarkan pergantian hari terus berjalan Karena setiap saat akan selalu kujelang Bingkai kehidupan Masa demi masa berlalu sudah Kemana kaki jalan melangkah Liku-liku kehidupan mengukir sejarah Kini saatnya berpotret diri Berbenah dari segala keburukan Meningkatkan semua kebaikan Ramadhan sebentar khan tiba Kini saatnya tuk membuka pintu hati Memaafkan semua kehilafan Mari kita sambut dengan gembira Dengan memperbanyak ibadah Tuk menggapai tingkatan taqwa Derajat tertinggi disisi khalik Semoga Allah selalu membimbing kita Dan nanti memasukkan kita dalam surga-Nya Amiin Senyumanmu Aku terbayang akan manisnya senyumanmu Seakan hanya aku yang menikmatinya Namun aku hanya bisa merindu Akankah cintaku terdampar disuatu pulau ? Terbawa hanyut bersama gelombang kasmaran Dan berlabuh di pantai asmara Tetapi aku sangat yakin Disana kita khan bercinta Memadu kasih Bercerita tentang hari esok Khan kubiarkan semilir angin membelai tubuhku Hingga aku tertidur dalam sandaran pelukmu Namun mengapa suara ombak membangunkanku Saat mimpiku menerawang angkasa Menjelajahi ruang-ruang khayalan Tuhan, mengapa aku ini ? Terlalu menikmati senyuman itu Apakah aku telah menduakan cintaku dari-Mu Sampai hatiku bergetar menahan rasa Namun kini khan kubiarkan semua berlalu Terhempas terbawa arus Ke suatu negeri nun jauh disana Aku Tak Ragu Tuhan, Aku yakin dengan segala kasih-Mu Dan aku percaya akan semua sayang-Mu Namun mengapa aku ini ??? Selalu tak tahu diri Apakah ada sesuatu yang mengunci hatiku ?! Sehingga aku lupa akan semua cinta-Mu Tuhan, Kau pasti selalu mendekapku Namun aku tempikkan arti kehangatan-Mu Apakah aku insan tak tahu balas budi ?! Kurang bersyukur Selalu mencari dan berharap yang lebih Bahkan tanpa terasa dan tak tersadari Mungkin aku memohon selain kepada-Mu Tuhan, Andaikan aku selalu bersujud pada-Mu Dan bersimpuh di dalam rumah-Mu Tentu Engkau mau menerima tobatku Namun aku kadang merasa lain Karena banyak dosa yang kulakukan Tuhan, Aku tahu tangisku tak berarti bagi-Mu !! Kini biarlah aku merenungi semuanya Dan akan kucari pintu insyafku Tapi, aku yakin dan tak meragukan Akan semua ampunan-Mu, Tuhan. Keagungan Tuhan Merah merona bola api di atas cakrawala Tanda terbitnya sang surya di ufuk pagi Suara burung bernyanyi riang bergerak kian kemari Menggugurkan sejuta embun dari kerindangan daun Semua itu bukti Agungnya ciptaan Tuhan Sebagai manusia hendaklah bersyukur Ketemu lagi akan hari Setelah sesaat mengunci rasa Melupakan semua problema Kini ditantang perjalanan hidup Membuktikankan semua impian dan harapan Kalau kita sadar, nyata ataupun tidak Itulah garis takdir Tuhan Semuanya ini perjalanan waktu Manusia hanya bercita Namun begitu, yakinkan diri ini Hidup ini jangan disia-siakan Berbagi Kasih Kulihat daun meliuk Disaat kejora mulai menghilang Pagi datang begitu cepat Sayang sungguh sayang memang !! Juita malam menjadi penantian Indahnya pagi di pantai pengharapan Merupakan suatu makna keceriaan Saat ombak menuju ke tengah Pasti ia akan kembali lagi Membawa buih putih arti kehidupan Meratakan hamparan pasir yang berserakan Di tengah laut dari kejauhan Perahu kecil terihat menepi Membawa seribu ikan hasil tangkapan Dengan senyum kebahgiaan nelayan Ketika terkatung di tengah samudra Tidaklah sempat berfikir tentang cinta Semuanya seakan sirna Kini saatnya berbagi kasih Dengan permata hati Yang slalu menanti Malang Saat sosok itu terlentang Terkulai di kamar yang remang Tanpa busana Tak kenal budaya Aku hanya mendengar Gertakan kuat ingat aku adalah uang’ Perjalanan Wanita malam jadi kenangan Dalam suatu perjalanan Bola matanya indah menggoda Memberi rayuan tentang kemesraan Sungguh murah kau tawarkan Ternyata cukup uang recehan Cuma sekedar untuk membeli jajanan Pernah sesekali aku tanyakan Mengapa tak kau tinggalkan hal demikian Sebab itu kesia-siaan Tak salah memang kau katakan Kalau itu saling menguntungkan Tetapi ada pihak yang dirugikan Ibumu yang melahirkan Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kamu yang keluhannya tidak didengar orang lain, Adalah kamu yang sudah merasakan patah berkali-kali 🙂 Kamu yang saat ini bisa berdiri tegak Setelah menangis sepanjang malam 🥺Adalah kamu yang sudah merasakan perih berkali kaliTidak mudah tumbang adalah dirimu yang sekarang 💖Orang lain tak perlu tahu seberapa berat perjuanganmu 😅 Untuk hidup yang lebih baik suatu hari nantiKamu orang hebat!! Dan kamu harus tahu,Bahwa kamu berhak untuk bahagia 🥺💖June, 2023 Lihat Puisi Selengkapnya

puisi hari ini aku bahagia