Instalasikabel UTP terkenal mudah Ukuran konektor dan kabel UTP relatif kecil, sehingga fleksibel dan mudah dalam membuat saluran kabel Pemeliharaan kabel jaringan UTP mudah Harga kabel lebih murah dibandingkan kabel UTP Kerusakan yang terjadi pada kabel UTP tidak akan mengganggu jaringan secara keseluruhan
KabelStraight digunakan pada saat ingin menghubungkan antara computer dan hub ataupun sebaliknya.Dengan kata lain metode ini digunakan ketika kita akan menghubungkan 2 komputer ataupun lebih,tapi melalui perantara seperti hub ataupun switch. Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya
KabelUTP dengan susunan Straight dan Coss : Kabel jenis ini digunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yang sama atau sejenis. Sumber : Kabel Crossover. Menghubungkan antara 2 buah computer secara langsung; Instalasi atau pemasangan kabel jaringan UTP lebih mudah;
Adadua jenis pemasangan atau instalasi kabel LAN yang biasa digunakan yaitu Kabel LAN jenis Staright dan Kabel LAN jenis Cross. Keduanya jenis kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda yakni : Kabel LAN/UTP Jenis Straight berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda, contohnya menghubungkan komputer ke Switch atau
1Buka pelindung kabel UTP hingga kita lihat 8 kabel-kabel kecil seperti gambar bawah ini 2.Susun urutan kabel-kabel itu sesuai dengan kebutuhan dan rapihkan 3.Setelah kabel di susun dan di rapihkan, kemudian masukan pada RJ-45 Connector
Z96XVJg.
Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisinya ada dua macam, yaitu memakai kabel wired dan tidak memakai kabel nirkabel / wireless. Kelebihan dari jaringan berbasis kabel adalah tingkat interferensi sinyal yang cukup kecil dibanding dengan jaringan wireless. Sedangkan kekurangan dari jaringan berbasis kabel adalah fleksibilitasnya yang terbatas dan rawan terputus di antara sambungannya. Terlepas dari adanya kelebihan dan kekurangan jaringan kabel, jaringan ini masih digunakan oleh masyarakat hingga kini. Salah satu penerapannya adalah menggunakan kabel UTP. Kabel Unshielded Twisted Pair UTP adalah salah satu jenis kabel jaringan yang menjadi media transmisi paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan komputer lokal Local Area Network. Alasannya karena harganya yang relatif murah, mudah dipasang, dan bisa diandalkan. Sesuai namanya, kabel ini terdiri dari kabel pasangan yang berpilin atau terbelit twisted pair yang tidak dilengkapi pelindung unshielded. Fungsi lilitan ini adalah untuk mengurangi interferensi dan crosstalk pada transmisi data. Crosstalk adalah suatu sambungan tidak diinginkan yang terjadi pada saluran komunikasi. Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Fungsi kabel UTP Fungsi kabel UTP adalah untuk sebagai media transmisi dalam sebuah jaringan lokal atau biasa disebut Local Area Network LAN. Selain UTP, ada juga kabel STP Shielded Twisted Pair. Perbedaan diantara kedua jenis kabel ini hanyalah pada lapisan pelindung yang dimiliki oleh STP. Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya. Selain itu, fungsi kabel UTP dapat dibagi menjadi lebih spesifik lagi berdasarkan jenis dan kategorinya. Untuk jenis-jenisnya, misal kabel straight-through, cross-over dan roll-over. Sedangkan jika dilihat dari kategorinya, misal Kategori 1 CAT1 sampai dengan Kategori 7 CAT7, jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas dan jumlah kerapatan lilitannya. Dimana semakin tinggi katagorinya, maka akan semakin rapat lilitannya. Berikut ini kategorinya Kabel UTP Category 1 CAT1 Kabel jenis ini digunakan untuk komunikasi telepon yang cenderung memiliki kecepatan transmisi data yang rendah, sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data internet. Kabel UTP Category 2 CAT2 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps Megabits per second Kabel UTP Category 3 CAT3 Kabel jenis ini digunakan pada jaringan berbasis 10BaseT, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1 Mbps. 10BaseT adalah kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. Kabel UTP Category 4 CAT4 Kabel jenis ini sering digunakan pada topologi jaringan token ring. Kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps. Kabel UTP Category 5 CAT5 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps Kabel UTP Category 5e CAT5e Pengembangan dari kabel jenis sebelumnya ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps setara 1 Gbps. Frekuensi sinyal yang dapat dilewatkan oleh kabel ini bisa mencapai 100 MHz. Kabel UTP Category 6 CAT6 Kabel jenis ini hampir sama dengan UTP Category 5e, dimana kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps 1 Gbps, frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. Kabel UTP Category 7 CAT7 Kabel jenis ini memiliki kualitas transmisi data yang lebih baik ketimbang kabel jenis sebelum-sebelumnya. Kabel ini bisa dilewati data hingga 1 Gigabit per detik 1 Gbps. Selain itu, frekuensi sinyal yang bisa dialiri di kabel ini bisa mencapai 400 MHz. Karakteristik Kabel UTP Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTP, yaitu Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel Tidak memiliki pelindung shield Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter Menggunakan konektor RJ-45 Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps Memiliki impedansi sekitar 100 ohm Jenis-Jenis Cara Pengkabelan UTP Dalam jaringan LAN, atau yang biasanya menggunakan Ethernet, sudah dikenal dua jenis kabel jaringan, yaitu kabel Straight dan Cross Over, dimana keduanya memiliki fungsi yang berbeda berdasarkan perangkat keras jaringan komputer yang digunakan. Kabel Straight biasanya digunakan untuk menghubungkan koneksi dari port ke Switch atau Hub, sedangkan kabel Cross digunakan untuk koneksi “point to point” antara 2 komputer/host yang di hubungkan lewat Ethernet Card / LAN Card. Atau lebih jelasnya kabel Straight digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal komputer dengan HUB. Sedangkan kabel Cross digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal HUB dengan HUB. Perbedaan antara kabel Cross Over dan Straight terletak pada susunan warna pin pada konektor RJ-45 yang terdiri dari 8 warna yang berbeda. Untuk penyusunan warna kabel dalam konektor RJ45 telah di atur oleh susunan warna menurut standar international yang telah dinamakan oleh Cisco sebagai urutan kabel tipe T568A dan T568B. Adapun jenis-jenis kabel UTP yang perlu kita ketahui adalah straight-trough cross-over roll-over Fungsi masing-masing PIN konektor RJ 45 Mempunyai 8 pin 4 pasang, fungsi masing-masing pin sebagai berikut Pin1 TD+ Transmit Data +, untuk mengirimkan data + Pin2 TD- Transmit Data -, untuk mengirimkan data – Pin3 RD+ Receive Data +, untuk menerima data + Pin4 NC Not Conected, tidak terhubung Pin5 NC Not Conected, tidak terhubung Pin6 RD- Receive Data -, untuk menerima data – Pin7 NC Not Conected, tidak terhubung Pin8 NC Not Conected, tidak terhubung Dari 8 kabel 4 pair kabel yang berada di dalam kabel UTP ini, baik kabel tipe straight ataupun cross over, hanya 4 kabel saja yang digunakan dalam transmisi data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memilikiwarna / stripe yang sama. Kabel straight-through Untuk membuat kabel UTP dengan tipe straight-throuh, beberapa orang menerapkan cara “twin side”, yaitu menyamakan susunan antara kedua ujung konektor RJ 45 tanpa memperhatikan susunan warna yang dipakai. Kita bisa menggunakan standar T568A maupun T568B, secara umum menggunakan T568B. Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Dari gambar di atas, kabel nomor 1 dan 2 meneruskan penerimaan sinyal dari Uplink Port. Sedangkan kabel nomor 3 dan 4 digunakan untuk meneruskan pengiriman sinyal ke Uplink Port. Yup, kabel jenis ini bersifat untuk meneruskan transmisi data. Kabel cross-over Kabel cross over adalah kabel LAN yang memiliki urutan warna kabel yang berbeda pada kedua ujung konektor RJ-45. Dari susunan warna yang telah disusun, kita tinggal menukar urutan pin / warna di salah satu ujung konektor RJ-45 yang kita pasang. Dimana urutan warna yang ditukar adalah urutan ke 1 dengan yang ke 3 dan urutan warna yang ke 2 dengan yang ke 6. Hasilnya akan seperti berikut Intinya adalah, salah satu ujung RJ45 menggunakan susunan T568A dan ujung satunya lagi menggunakan susunan T568B. Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini Dari gambar di atas, terlihat bahwa kabel ini lebih diperuntukkan untuk komunikasi antar host yang masing-masing akan mengolah data yang diterima atau dikirimkan. Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut Kabel roll-over Dan yang terakhir adalah kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya. Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut Pembuatan Kabel LAN dari UTP Untuk membuat kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini, terdapat beberapa komponen yang perlu kita siapkan, diantaranya kabel UTP sepanjang yang dibutuhkan konektor RJ-45 Tang crimping RJ-45 LAN Tester Cara Membuat Kabel LAN dari Kabel UTP Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm Buka lilitan kabel, luruskan dan urutkan kabel sesuai dengan keinginan. Anda bisa menggunakan salah satu dari urutan kabel T568A atau T568B. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel menggunakan tang crimping. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel sudah dalam posisi yang benar. Lakukan crimping menggunakan tang crimping. Caranya, tekan tang crimping dan pastikan semua pin kuningan pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan kembali langkah nomor 1 sampai 5. Bedanya, saat kita mengurutkan kabel, sesuaikan dengan tipe kabel UTP yang hendak Anda buat. Jika ingin membuat kabel straight, urutannya harus sama dengan ujung kabel pertama. Sedangkan jika ingin membuat kabel cross over, maka urutan kabelnya harus urutan yang berbeda dengan kabel pertama. Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah dibuat dengan LAN tester. Caranya, masukan masing-masing ujung kabel yang sudah diberi konektor RJ-45 ke masing-masing port yang tersedia pada LAN tester. Lalu, nyalakan LAN tester dan pastikan semua lampu LED di LAN tester menyala sesuai dengan urutan kabel yang dibuat. Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar. Selubung kabel warna biru harus ikut masuk ke dalam konektor RJ-45, urutan pin kabel pada gambar di bawah ini dimulai dari atas ke bawah. Referensi
Kabel UTP Sebelum kita melakukan proses instalasinya ada baiknya kita mengetahui peralatan yang dibutuhkan dalam instalasi kabel UTP Straight dan Cross, berikut pembahasannya Kabel UTP Adalah singkatan dari UTP yaitu Unshielded Twisted Pair. Kabel UTP terbuat dari bahan pengantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus dari bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling bergabung dimana masing – masing pasang mempunyai kode dengan warna yang berbeda. Kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer. Kabel UTP terdiri dari bagian dalam yang berisi 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable tersebut terbagi ke dalam 2 jenis diantaranya adalah Shielded dan Unshielded. Bagian Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan bagian Unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk mengkoneksikan kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11. Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP yang umum digunakan pada jaringan komputer, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable. Kabel Straight Through Kabel straight adalah kabel dengan cara pemasangan yang sama antara ujung yang satu dengan ujung yang satunya. Kabel Straight ini digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda. Secara warna, urutan kabel pada saat dipasang pada konektor RJ-45 adalah Susunan Kabel Straight Kabel Cross over Kabel dengan cara pemasangannys dimana ujung yang satunya berbeda dengan ujung yang satunya. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama Susuan Kabel Cross Konektor RJ-45 Konektor RJ-45 adalah konektor 8 pin yang digunakan untuk menghubungakan kabel UTP dengan socket pada NIC/Ethernet. Pemasangan kabel UTP pada NIC membutuhkan alat khusus yang disebut tang crimping. Konektor RJ-45 Crimping Tool Crimpping Tool atau Tang Crimping. Hardware yang satu ini mirip dengan tang. Namun, fungsinya tidak seperti tang pada umumnya. Crimping tool ini berguna untuk menjepitkan RJ-45 atau memotong kulit kabel UTP. Tang Crimping Cable Tester LAN Tester Cable Tester adalah alat untuk mengecek apakah kabel kita tersambung dengan baik. Cable Tester Selanjutnya untuk proses instalasi kabel UTP Straight dan Cross akan di demonstrasikan pada video berikut ini, selamat menyaksikan 😊 Proses pembuatan susunan kabel Straight dan Cross Demikian proses instalasi dari pembuatan kabel UTP Straight dan Cross, serta perlu di ingat dalam setiap proses pembuatannya memerlukan ketelitian ketepatan dan kehati hatian agar hasil kabel UTP Straight dan Cross bisa di gunakan dengan baik dan tidak terjadi kendala pada saat digunakan, Terimakasih, semoga bermanfaat 😊 Kelompok 6 Anggota Chalida Visilmi .A – 12180167Fadly Fadilla Maulana – 12180326 [ Ketua ]Muhamad Ilham – 12180574Bayu Adjie Rossena – 12180492Anang Surono – 12181341
Minggu, September 13, 2020 Hai Sobat Lee...!! Bagaimana Kabar nya kali ini? Baik - baik aja kan ya? tetap jaga kesehatan ya sob😇. Belajar jaringan harus dimulai dari dasar, salah satunya yaitu mengenal jenis - jenis kabel jaringan Sob. Sebelumnya kita sudah bahas macam - macam kabel Jaringan salah satunya kabel UTP Unshielded Twisted Pair. Kali ini Kita akan membahas tentang sususan kabel Straight dan Crosssover pada kabel UTP Unshielded Twisted Pair.💥Fungsi susunan Straight dan CrossoverAda dua jenis pemasangan atau instalasi kabel LAN yang biasa digunakan yaitu kabel LAN Jenis Straight dan Jenis Crossover. Yang masing - masing memiliki Fungsi yang berbeda Sob yaitu Kabel LAN / UTP Jenis Straight berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda, contohnya menghubungkan komputer ke Switch atau router, menghubungkan komputer ke modem, dsbKabel LAN / UTP Jenis Crossover berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang sama atau sejenis, contohnya menghubungkan komputer ke komputer secara langsung, menghubungkan switch ke switch, dsb.💥Fungsi masing - masing WarnaKabel UTP memiliki 8 urat kabel dengan warna yang berbeda - beda masing - masing warna tersebut memliki fungsi yaitu 1. Orange Kabel berwarna Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Orange Kabel berwarna Putih Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Hijau Kabel berwarna hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Hijau Kabel berwarna putih hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Biru Kabel berwarna biru berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Biru Kabel berwarna putih biru berfungsi sebagai media penghantar paket Cokelat Kabel berwarna cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan Putih Cokelat Kabel berwarna putih cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.💥Susunan Kabel UTP Straight1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat 💥Susunan Kabel UTP CrossoverPada susunan kabel cross ujung A dan B memiliki susunan yang berbeda sob. Untuk susunan ujung kabel A itu sama dengan susunan kabel Straight yaitu 1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat Sedangkan pada ujung kabel B susunan nya yaitu 1. Putih Hijau2. Hijau3. Putih Orange 4. Biru5. Putih Biru6. Orange7. Putih Cokelat8. Cokelat Itu dia Sob susunan kabel UTP Straight dan Crossover yang keduanya memiliki 2 fungsi yang berbeda. Semoga membantu ya Sob
Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Kabel Utp?Mungkin anda pernah mendengar kata Kabel Utp?? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, fungsi, jenis, kategori, karakteristik, kelebihan dan kekurangan. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Kabel Utp Kabel Utp Unshield Twisted Pair merupakan suatu kabel yang digunakan untuk membuat jaringan komputer, kabel Utp dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Biasanya Kabel ini sering digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya melalui sebuah perangkat jaringan. Akan tetapi, kabel ini juga sering digunakan untuk menghubungkan dari komputer ke perangkat jaringan yang lain seperti router dan switch. Fungsi Kabel Utp Kabel UTP memiliki fungsi yakni digunakan sebagai kabel jaringan LAN Local Area Network pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data. Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Setiap Warna pada kabel memiliki fungsi yang berbeda. Dari 8 warna kabel UTP, masing-masing memiliki perannya sendiri, adapun fungsinya, yaitu Jingga Kabel warna jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data. Putih-Jingga Kabel warna putih-jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data. Hijau Kabel warna hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data. Putih-Hijau Kabel warna putih-hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data. Biru Kabel warna biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara. Putih-Biru Kabel warna putih-biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara Coklat Kabel warna coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC. Putih-Coklat Kabel warna putih-coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC Jenis-Jenis Kabel Utp Berikut adalah beberapa jenis-jenis kabel utp antara lain sebagai berikut 1. Kabel straight-through Untuk kabel tipe straight through memiliki aturan penyusunan yang sama antara ujung konektor yang satu dengan lainnya. Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan switch/hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut 2. Kabel cross-over Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut 3. Kabel roll-over Adapun jenis kabel utp yang terakhir yakni kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya. Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut Kategori Kabel UTP Kabel UTP di kelompokan menggunakan istilah Category atau biasa kita menyebutnya CAT. Kabel UTP dikategorikan berdasarkan kualitas transmisi data yang tersedia. Semakin tinggi kategorinya maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan. Di antara semua kategori kabel UTP, kabel CAT5e dan CAT5 merupakan yang paling populer yang banyak digunakan pada jaringan Ethernet. Kategori 1 – CAT1 Kabel UTP dengan kategori 1 merupakan kabel dengan kualitas transmisi terendah yaitu sebesar 1 Mbps. Kabel dengan kategori ini hanya mendukung komunikasi suara analog saja sehingga kurang cocok untuk sistem modern saat ini. Kabel CAT1 dulunya digunakan pada tahun 1983 untuk menghubungkan telephone analog Plain Old Telephone Service POTS. Kategori 2 – CAT2 Kabel UTP kategori 2 memiliki kecepatan transmisi data hingga 4 Mbps. Kabel dengan kategori ini telah mendukung data dan suara digital. Umumnya kabel ini digunakan pada jaringan dengan teknologi Token Ring oleh IBM, namun seiring perkembangan jaman kabel tipe ini sudah tidak cocok lagi digunakan pada sistem modern saat ini. Kategori 3 – CAT3 Kabel UTP kategori 3 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Bila ditinjau dari segi perkembangan teknologi Ethernet, kabel CAT3 memiliki kemampuan yang terendah, karena memang hanya mendukung jaringan 10BASE-T saja. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan IBM Token Ring dengan kecepatan 4 Mbps sebagai pengganti CAT2 Kategori 4 – CAT4 Kabel UTP kategori 4 memiliki kecepatan transmisi data hingga 16 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel ini juga digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 Mbps dan juga didukung pada jaringan Ethernet 10BASE-T. Kategori 5 – CAT5 Kabel UTP kategori 5 memiliki kecepatan transmisi data hingga 100 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel jenis CAT5 ini juga dapat berjalan pada kecepatan transmisi data hingga 1Gbps tetapi dengan syarat panjang kabel harus lebih pendek dari 100 meter. Umumnya, kabel jenis ini mendukung jaringan Token Ring, Ethernet 10BaseT dan Fast Ethernet 100BaseT. Kabel kategori ini merupakan kabel yang paling populer yang banyak digunakan pada instalasi jaringan. Kategori 5e – CAT5e Kabel UTP kategori 5e ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT5 dengan kemampuan transmisi data hingga 1 Gbps atau pada kecepatan 10/100/1000Mbps. Kabel jenis ini direkomendasikan pada penggunaan jaringan Gigabit Ethernet, meskipun kabel UTP CAT 6 lebih direkomendasikan untuk kinerja yang maksimal. Kategori 6 – CAT6 Kabel UTP kategori 6 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi 250Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 55 meter. Kategori 6a – CAT6a Kabel UTP kategori 6a ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT6 dengan frekuensi komunikasi yang lebih besar yaitu sebesar 500 Mhz. Kategori 7 – CAT7 Kabel UTP kategori 7 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi hingga 600 Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 100 meter. Supaya mempermudah anda untuk lebih memahami masing-masing kategori pada kabel UTP, anda bisa menyimak tabel dibawah ini Karakteristik Kabel UTP Berikut adalah beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTPdiantaranya yakni Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel Tidak memiliki pelindung shield Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter Menggunakan konektor RJ-45 Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps Memiliki impedansi sekitar 100 ohm Kelebihan kabel UTP Berikut adalah beberapa kelebihan kabel utp antara lain yakni Mudah dalam instalasi/pemasangan Harga yang terjangkau Mudah di dapatkan Diameter kabel yang kecil maka cocok dengan konktor RJ45 merk mudah dalam proses crimping Sering digunakan oleh teknisi jaringan di luar sana karena kualitas kabel mulai banyak diperhitungkan Kekurangan kabel UTP Berikut adalah beberapa kekurangan kabel utp antara lain sebagai berikut Tak bisa diterapkan dalam instalasi jarak jauh, maksimal 100 m Kabel mudah terkelupas Kabel tidak kuat menahan gangguan dari luar arus listrik,cuaca dll Banyak dijual kabel yang kualitasnya kurang begitu bagus, jadi belilah kabel dari branded yang sudah terpercaya dan tentunya bergaransi Demikian Penjelasan Materi Tentang Kabel Utp Pengertian, Fungsi, Jenis, Kategori, Karakteristik, Kelebihan Dan Kekurangan Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya
instalasi kabel utp jenis straight